Pemerintahan Komunis Cina

Xi Jinping Jadi Pemimpin Cina Paling Berkuasa Setelah Mao Zedong

Pemikirannya Masuk konstitusi Partai Komunis Cina.
Presiden Cina Xi Jinping raises menyetujui laporan kerja dalam penutupan kongres partai komunis yang ke-19 di di Balai Agung Rakyat Cina, Beijing, Selasa, 24 Oktober 2017. (AP Photo/Ng Han Guan)

Artikel ini pertama kali tayang di VICE News.

Presiden Cina Xi Jinping berhasil menguatkan posisinya di salah satu negara paling kuat di dunia setelah idelogi yang digagasnya masuk dalam konstitusi Partai Komunis Cina (PKC). Dengan demkian, Xi kini sudah sejajar dengan pendiri PKC, Mao Zedong.

Setelah mendapatkan suara bulat di akhir kongres ke-19 Partai Komunis Cina, "Pemikiran Xi Jinping Terkait Sosialisme dengan Corak Karakteristik Cina untuk Era Baru" diadopsi dalam manifesto partai, sebuah capaian yang bahkan tak diperoleh oleh dua pendahulu Xi Jinping. Dalam kongres yang sama, terpilih juga Komite Sentral, elit partai yang berperan besar dalam proses pengambilan keputusan di PKC. Pemilihan anggota Komite Sentral ini sempat diwarnai berita mengagetkan: pensiunnya Wang Qishan, Ketua Badan Pemberantasan Korupsi Cina dan wakil presiden Li Yuanchao. Xi juga dipastikan kembali menjabat sebagai orang nomor satu di Negeri Tirai Bambu untuk lima tahun ke depan. Ini adalah masa jabatan kedua sekaligus yang terakhir Xi. Meski demikian, beberapa pakar berpendapat bahwa Xi bakal berusaha memegang tampuk kekuasaan setelah tahun 2022. Anggapan ini seakan mendapatkan pembenaran setelah PKC mengumumkan tujuh anggota Komite Tetap Politbiro baru, Rabu lalu. Nihilnya sosok penerus dari Xi Jinping dari tujuh orang itu menguatkan dugaan bahwa Xi bakal jadi orang paling kuat di Cina sampai tahun 2027 atau seterusnya. Pakar kajian Cina Bill Bishop mengatakan pada Guardian bahwa Xi kini memiliki kekuasaan yang susah ditandingi. "Ini artinya Xi punya kekuasan tak terhingga. Menantang Xi sama saja dengan menantang partai, dan anda tak akan mau melawan partai di Cina."

Selain Xi, hanya dua orang pemimpin yang ideloginya dimasukan dalam ideologi partai. Keduanya adalah Mao Zedong and Deng Xiaoping.