The Road

Seperti Inilah Keseharian Seorang Instagram Mom

Beneran deh, siapapun yang mengira jadi 'instamom' itu gampang, mereka salah besar! Tanya aja sama Cinta Ruhama Amels sebagai perwakilan ibu Abad 21.
26 Maret 2018, 11:29am
Semua foto oleh Bunga Atikha

Cinta Ruhama Amelz adalah ibu Abad ke-21 sesungguhnya. Keluarga dan teman-temannya memanggilnya Tara, namun bagi lebih dari 50.000 followersnya di Instagram, dia adalah 'Mamanya Snow'. Tapi, bukan sekadar mama. Dia sebetulnyakreator konten-konten seputar kecantikan dan fashion, serta menjalani karir sebagai entrepreneur.

Kalau tak sedang menghadiri acara beauty atau fashion, dia hampir selalu ada di rumah, bekerja dan mengurus anak perempuannya bernama Snow.

“Orang-orang selalu bertanya bagaimana saya menyeimbangkan keluarga dan pekerjaan saya,” ujarnya. “Terkadang saya merasa gak punya balance itu, dan saya yakin semua ibu pasti merasa demikian. Terkadang saat kita terlalu sibuk bekerja, kita khawatir sama anak. Tapi saat kita sedang main sama anak, kita kepikiran kerjaan yang harus dikelarin. Gak ada abisnya. Kita emang harus jalanin aja.”

Bagi Tara, rumahnya adalah tempat dia menghabiskan waktu dengan keluarga, dan juga bekerja. Pekerjaannya terdiri dari memotret produk-produk untuk diulas di blognya, mendokumentasikan hidupnya sebagai seorang ibu, dan mengkurasi tulisan-tulisan untuk membantu memberdayakan perempuan-perempuan Indonesia lewat woop.id. Dari yang tampak, Tara seakan memilki hidup yang sempurna. Tapi untuk mencapai itu semua, perjalanan yang dia lalui panjang dan tak selalu menyenangkan.

Setelah lulus universitas dengan gelar periklanan, Tara menyampaikan bahwa dia tidak merasa cocok dengan industrinya. Dia bertahan di sebuah agensi periklanan selama tak lebih dari 1.5 bulan, sebelum akhirnya menjadi penata busana di sebuah majalan perempuan dan bekerja di sana selama 5 tahun.

Orang-orang sepertinya salah kaprah bahwa menjadi seorang kreator konten adalah pekerjaan mudah. Kenyataannya, jelas tidak. Terutama sebagai Instagram mom, Tara bilang dia harus belajar mengabaikan komentar orang-orang soal cara mengauh anak. Orang-orang akan menghakimimu kalau kamu ngepost foto dengan anak, tapi kalau tidak pun tetap dihakimi. Dan ini lebih sulit dari yang kita kira. Lagipula, di balik sebuah akun dengan jutaan followers di Instagram, ada manusia yang sama seperti kita semua.

Buat Tara, rintangan terbesar justru dirinya sendiri.