Pencurian Museum

Dicuri 9 Tahun Lalu, Lukisan Picasso Berhasil Ditemukan di Dasar Lembah

Kuli bangunan asal Yunani yang diduga mencuri karya pelukis legendaris itu telah diamankan polisi.
30.6.21
Lukisan Pablo Picasso dan Piet Mondrian yang dicuri di Yunani pada 2012
Lukisan-lukisan yang dicuri dipamerkan dalam konferensi pers di Athena, Yunani. Foto: AP Photo/Petros Giannakouris

Lukisan Pablo Picasso yang hilang dalam perampokan museum di kota Athena sembilan tahun lalu akhirnya ditemukan.

Pihak berwajib Yunani telah mengembalikan “Head of a Woman”, bersama lukisan kincir angin karya Piet Mondrian yang ikut dicuri dari Galeri Seni Nasional pada 2012. Selama ini, orang berasumsi kedua karya seni telah dijual secara ilegal ke luar negeri.

Namun, dugaan itu berubah pada Februari, tepatnya setelah seseorang memberi informasi lukisannya masih ada di Yunani. Komplotan pencuri dikabarkan ingin menjualnya seharga 20 juta Euro (Rp346 miliar) di pasar seni gelap Athena, tapi tidak jadi dibeli. Polisi mulai mengincar kedua lukisan dan menemukannya pada Senin malam waktu setempat. Barang curian yang terbungkus plastik disembunyikan dengan hati-hati di sebuah ngarai pedesaan Keratea, yang ada di wilayah timur Attica.

Polisi telah menangkap dan menghukum dua laki-laki Albania atas tuduhan pencurian museum pada 2014, tapi tampaknya salah sasaran. Mereka kini mengklaim perampokannya didalangi kuli bangunan berusia 49. Lelaki Yunani itu sudah diamankan. Perampokannya berlangsung tak sampai tujuh menit sebelum digagalkan oleh satpam. Lukisan keempat yang dicuri berhasil diselamatkan.

Lukisan keagamaan karya pelukis Italia abad ke-16 Guglielmo Caccia yang rusak ditemukan pada 2012, tapi dua lukisan lainnya hilang selama bertahun-tahun.

Pada 1949, Picasso menghadiahkan “Head of a Woman” ke kota Athena sebagai bentuk penghormatan karena telah melawan pendudukan Nazi selama Perang Dunia II. Sejarah pentingnya ini membuat lukisan sulit untuk dijual.