kesehatan

Menyelidiki Kasus Aneh di Tubuh Perempuan: Kenapa Kentut Kadang Keluar dari Vagina?

"Pas kentut kalau gasnya dilepaskan dari labia, itu normal atau tidak?" tanya seorang netizen di forum online. Kasus yang sama ternyata dialami banyak perempuan lain.
29.4.19
Kenapa Kentut Kadang Keluar dari Vagina?
Ilustrasi oleh Brandon Bird 

Tubuh manusia adalah mesin yang luar biasa, di mana bagian-bagiannya dapat berinteraksi menciptakan suatu keajaiban indah. Namun, kita tak dapat memungkiri kalau proses-proses itu terkadang berinteraksi menghasilkan sesuatu yang menjijikkan.

askhole-vagina-farts-tk-body-image-1457520709

Screencapture via Reddit

Fenomena satu ini punya banyak sebutan dalam bahasa Inggris, dua di antaranya yaitu "vart" dan "queef". Pada dasarnya, queef bukan sekadar buang angin biasa. Alih-alih dari pantat, kalian malah mengeluarkan bom gas dari daerah selangkangan. Itulah sebabnya fenomena tersebut dinamakan “kentut vagina” di Indonesia.

Queef terjadi ketika ada angin yang terperangkap di saluran vagina dan kemudian dilepaskan dengan bunyi yang mirip suara kentut biasa. Akan tetapi, hanya angin yang keluar. Dalam proses buang angin ini, gas yang diciptakan saat proses pencernaan meninggalkan saluran yang salah.

Iklan

"Anginnya bisa saja tetap terperangkap di vagina, dan meninggalkan daerah vulva secara perlahan hanya dengan bunyi 'ffllprprr…'" tambah pengguna Reddit frootjewz.

Kalian yang pernah mengalami fenomena tersebut mungkin akan bertanya-tanya, “Apa yang salah denganku? Ini normal atau tidak?” Jawabannya, tentu saja normal. Kalian seharusnya tidak perlu malu, karena kalian bukan satu-satunya yang merasakan itu. Walaupun sejauh ini hanya perempuan yang berani mengakui di Reddit, tetapi jika dilihat dari sebuah utas yang memiliki 656 komentar, banyak juga yang pernah kentut vagina.

Menurut AsapSCIENCE, ada kemungkinan “kentutnya menyebarkan Streptococcus pyogenes, patogen yang dapat menyebabkan tonsilitis, demam berdarah, penyakit jantung, dan bahkan penyakit pemakan daging.” Patogennya hidup di partikel materi tinja di dalam kentut, maka sebaiknya kalian segera mengelap vagina setelah kentut.

Secara medis, kentut vagina tampaknya merupakan fenomena yang tidak berbahaya. “Tak ada penelitian yang menunjukkan ini berbahaya atau tidak,” kata Debby Herbenick dari Kinsey Institute. "Tubuh kita memang aneh dan menarik. Hidup kita akan lebih santai jika menerima segala keanehannya."

Kesimpulannya, kentut lewat vagina itu normal. Jadi jangan khawatir lagi kalau kalian mendengar suara, "ffllprprr…"


Ask-Hole adalah rubrik Broadly yang berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan ‘penting’ seputar perempuan yang mungkin belum kalian (dan kami) ketahui jawabannya.

Artikel ini pertama kali tayang di Broadlu