Hewan
Sedang Ngetren Temuan Spesies Baru Diberi Nama Ilmiah Mirip Seleb
Kenapa tren ini menjangkiti para ilmuwan? Mulai dari Bernie Sanders, Leonardo DiCaprio, hingga Michelle Obama jadi ilham pemberian nama latin binatang.
Kalau di Rumah Banyak Kecoak, Apakah Itu Tanda Aku Orang Yang Jorok?
Mungkinkah itu semacam tanda ada banyak—atau banyak banget—serangga di tempat tinggal kita? Bahaya ga buat kesehatan? Kami minta pakar menjelaskan pertanyaan menggelitik ini.
Maaf Masa Kecilmu Rusak, T.Rex Kabarnya Tak Bisa Lari Cepat Kayak di Film
Dua riset independen terhadap fosil Tyrannosaurus Rex menunjukkan bintang 'Jurassic Park' ini berjalan lebih lambat dari bayangan orang.
Hasil Penelitian: Manusia Mempercepat Gelombang Kepunahan di Muka Bumi
Tidak mengejutkan, tapi tetap saja menyedihkan saat mendengar ulah manusia bikin ratusan hewan punah sejak awal Abad 20.
Kumbang Seniman Jago Melukis Bikin Geger Internet
Seniman manusia beneran menggilai kumbang berjuluk Spike itu. Karya-karya si kumbang bisa kamu beli lewat situs lelang eBay.
Orangutan Albino Langka Diselamatkan Di Hutan Kalimantan
Penyayang binatang optimis spesies albino ini masih ada banyak di tengah hutan Borneo.
Jangan Pakai FaceApp ke Wajah Anjing Kecuali Kalian Mau Dapat Mimpi Buruk
Aplikasi edit foto populer itu merusak wajah hewan peliharaan kalian.
Apakah Manusia Mengalami Musim Kawin Secara Biologis Seperti Hewan?
Walau tidak bisa disamakan seperti hewan, pertanyaan ini tetap valid karena manusia masih masuk kategori mamalia.
Insiden Pria Dimangsa Piton, Puncak Gunung Es Perebutan Lahan Manusia dan Hewan di Indonesia
Lembaga pemantau lingkungan mencatat ada puluhan insiden sejenis lima tahun belakangan. Semuanya terjadi di sekitar kawasan perkebunan sawit dan tambang.
Islandia Punya Acara Reality TV Khusus Tentang Kucing
Sang produser 'Keeping Up With The Kattarshians' awalnya ditertawakan. "Kini mereka tak lagi mencemooh ide itu.”
Saksikan Rekaman Langka Hiu Hantu Berkeliaran di Dasar Samudra
Mahluk sekilas mirip ikan zombie ini sangat sulit ditemukan karena hidup di dasar samudra. Ilmuwan butuh kapal selam tanpa awak menuju kedalaman 2.000 meter, agar sukses merekam aktivitasnya.