Iklan
The VICE Guide to Right Now

Ternyata Fisik Anjing Berevolusi Demi Mendapat Kasih Sayang Manusia

Sebuah studi melacak kenapa anjing akan mengeluarkan jurus “puppy eyes” setiap kali ingin dimanja atau diperhatikan.

oleh Gavin Butler
22 Juni 2019, 3:09am

Foto dari Flickr user st0l1, CC licence 2.0

Kenapa sih anjing menggemaskan banget? Apa sebenarnya yang membuat hewan satu ini sangat menarik di mata manusia? Mereka memang setia, tapi selain itu apalagi? Kenapa mereka selalu berhasil membuat kita luluh?

Ternyata ada alasan ilmiahnya, lho. Penelitian, yang belum lama diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, menunjukkan mata anjing, terutama alisnya, berperan besar dalam hal ini. Mata dan alis anjing bisa menghasilkan ekspresi wajah yang kompleks dan menyentuh hati. Tim peneliti berhipotesis bahwa “domestikasi mengubah anatomi otot wajah anjing khususnya untuk berkomunikasi dengan manusia menggunakan ekspresi wajah,” dan “alis anjing yang ekspresif merupakan hasil seleksi berdasarkan preferensi manusia”.

Intinya, anjing domestik telah mengembangkan kemampuan ekspresi wajah seperti “puppy eyes” atau tatapan mata imut karena terbukti bisa menaklukkan manusia untuk memanjakannya. Mereka benar-benar berevolusi menjadi “imut”.

Peneliti meneliti otak anjing dan serigala untuk mengamati fenomena ini. Setelah membandingkan masing-masing otot wajah, mereka menemukan anjing peliharaan memiliki otot pengangkat alis—yang tidak ditemukan pada serigala. Data perilaku yang dikumpulkan dari anjing dan serigala semakin menunjukkan anjing lebih sering melakukan gerakan alis daripada serigala. Mereka yakin ini sangat berperan dalam menentukan seberapa “imut” mereka.

Otot pengangkat alis ini dapat “membuat mata anjing tampak lebih besar mirip seperti bayi, yang berpotensi lebih menarik bagi manusia,” bunyi penelitian tersebut. “Ini juga menyerupai gerakan wajah yang sering diciptakan manusia saat sedih. Ekspresi ini menimbulkan respons sayang dari manusia .”

Dengan cara memperbesar mata dan mengangkat alis setiap kali ingin diperhatikan, anjing berhasil memancing manusia untuk memberi mereka lebih banyak perhatian. Dan metode ini terbukti ampuh. Sifat ini terbukti menguntungkan dari perspektif evolusi. Menurut peneliti, “anjing mengopi respons kasih sayang dari manusia. Skenario evolusi yang paling mungkin adalah bahwa nenek moyang anjing pasti pernah mengekspresikan karakteristik tertentu yang menimbulkan respons kasih sayang dari manusia. Secara sadar atau tidak sadar, manusia menyukai ekspresi itu, dan memilih karakteristik tersebut.”

Berhubung kita menganggap “puppy eyes” menggemaskan—karena lumayan mirip ekspresi anak bayi—maka anjing mengembangkan ekspresi mata sayu, kata penelitian tersebut. Anjing memang paling jago merayu manusia untuk mendapatkan apa yang mereka mau. Semenjak 33.000 tahun lalu sejak mereka pertama kali didomestikasi, anjing telah berkembang secara fisik agar bisa kelihatan lebih sedih, rentan dan mampu memanipulasi manusia secara emosional.

Follow Gavin di Twitter atau Instagram

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA

Tagged:
Sains
Anjing
Binatang
Evolusi Binatang