Film

Lagi-Lagi Hollywood Mau Bikin Film Joker, Padahal Penonton Ga Ada yang Minta

Joaquin Phoenix dilaporkan memerankan musuh bebuyutan Batman itu dalam film spin off yang ternyata ga jadi dibintangi Jared Letto.
11 Juli 2018, 9:44am
Left: Photo of Joaquin Phoenix via Annapurna Pictures. Right: A Joker cosplayer via Gettyimages

Kabar ini sudah resmi. Joaquin Phoenix dikabarkan menerima peran sebagai Joker, musuh bebuyutan Batman, sang manusia kelalawar ikon komik DC. Proyek ini akan terpisah, tidak terkait dengan seri Batman layar lebar manapun selama ini. Menurut Todd Phillips selaku sutradara dan penulis skenario film Joker (yang dikenal berkat film The Hangover) saat diwawancarai The Hollywood Reporter, cerita tentang tokoh badut kriminal ini akan fokus pada "pencarian jati diri seorang lelaki yang dimarjinalkan masyarakat dan dampak perlakuan macam itu terhadap tindak tanduknya."

Idenya sih cukup menarik untuk film yang sebetulnya enggak segitunya dinantikan penggemar komik superhero. Habisnya kesempurnaan sudah diraih mendiang Heath Ledger di The Dark Knight, mau ngapain lagi coba?!

Pengembangan film soal Joker ini sebetulnya sudah terdengar sejak tahun lalu. Konon sutradara legendaris Martin Scorsese sempat tertarik menggarapnya, tapi ternyata posisi tersebut oleh pihak studio diberikan pada Phillips. Studio memberi anggaran US$55 juta, tidak terlalu besar untuk ukuran film adaptasi komik superhero, atau dibandingkan produk-produk DC lainnya di layar lebar. Proses syuting dimulai September 2018, mayoritas lokasinya adalah New York. Sampai artikel ini dilansir, film Joker yang belum ada judul pastinya itu belum punya tanggal edar resmi.

Faktor paling mengejutkan adalah tidak dipilihnya Jared Leto untuk meneruskan peran sebagai Joker di film spin off tersebut. Leto kabarnya akan tetap jadi sang badut kriminal di Suicide Squad 2, tapi kemungkinannya kecil sekali mengingat film soal koalisi penjahat-penjahat DC itu dikecam banyak kritikus dan diejek pecinta komik superhero karena bapuk banget. Banyak orang menuding Leto terlalu lebay saat membawakan sosok Joker, dan perilakunya kala syuting, seperti mengganggu aktor lain di set—termasuk mengerjai Margot Robbie dengan mengirim paket berisi tikus hidup—berpengaruh terhadap penerimaan negatif publik terhadap Suicide Squad.

Bagaimanapun, Joaquin Phoenix adalah aktor luar biasa. Cocok sih buat memerankan Joker. Tapi hasil akhirnya tergantung mutu skenario, sutradara, dan keputusan petinggi Warner ataupun DC Comic. Kita tahu, DC beberapa tahun terakhir kesusahan banget mengejar mutu film bikinan Marvel.

Kalau mengintip laporan The Hollywood Reporter, kayaknya film soal Joker ini bakal gelap banget gitu. "Atmosfer dan gaya penceritaannya lebih eksperimental," kata sumber mereka. Tentu saja ingatan kita segera mengarah pada The Dark Knight. Warner Bros tampaknya percaya banget pecinta film superhero sudah kangen sama Joker. Makanya, selain film Joker ini, studio tersebut turut mempersiapkan spin off-nya karakter Harley Quinn yang diberi judul Birds of Prey. Kita lihat saja apakah perjudian Warner akan berhasil.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.