Iklan
Internet

Disney Ingin Memerangi Kebiasaan Konsumen Berbagi Akun Layanan Streaming

Disney enggak suka melihat kalian selama ini nebeng nonton Netflix atau Amazon Prime pakai password akun pacar.

oleh River Donaghey; Diterjemahkan oleh Jade Poa
20 Agustus 2019, 4:21am

Foto ilustrasi Disney+ oleh Rafael Henrique/SOPA Images/LightRocket via Getty 

Akhir 2019, pecinta film dan serial TV dibanjiri layanan-layanan streaming baru. Mulai dari Apple TV+ hingga Disney+ dan berbagai kanal plus-plus lainnya. Tapi kalau kamu membayangkan setiap anggota keluarga cukup berlangganan satu layanan streaming lalu membagi-bagi kata sandinya, lupakan niatan tersebut. Disney ingin memerangi kebiasaan konsumen berbagi password akun, alias nebeng nonton pakai akun kenalan.

Menurut laporan Ars Technica, Disney telah bekerjasama dengan penyedia jasa TV kabel Charter Communications, untuk “memulai upaya kolaboratif mengatasi isu pembajakan," seperti dikutip dari pernyataan tertulis kedua perusahaan. Apa saja definisi Disney atas "pembajakan"? Mencakup di dalamnya adalah tidnakan meminjam sandi akun kakakmu buat nonton Netflix. "Kedua perusahaan akan bekerjasama menerapkan peraturan dan teknik bisnis demi mengatasi isu seperti akses tanpa izin dan pembagian sandi," demikian pernyataan Disney dan Charter Communications.

Disney belum merinci "peraturan dan teknik" apa saja yang akan mereka pakai untuk mengakhiri kebiasaan konsumen berbagi akun. Charter juga menolak memberi penjelasan saat dikonfirmasi Ars Technica. Pokoknya, pesan yang disampaikannya sudah jelas: semua konsumen masing-masing harus membeli akun sendiri di layanan streaming Disney+.

Seperti yang ditegaskan Ars Technica, Netflix dan Hulu perlahan membatasi jumlah orang yang dapat menonton konten pada waktu yang sama di satu akun. Namun, apabila Disney memutuskan pembagian sandi itu setara dengan pembajakan, kemungkinan Netflix akan turut memperketat kebijakannya.

Nikmati nonton gratis pakai akun mantanmu selagi masih ada waktu. Kalian sudah diperingatkan oleh para kapitalis penguasa hiburan kita. Di masa mendatang, nebeng nonton pakai password orang adalah perlawanan.

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard