Internet

Penelitian: Pasang Foto Pasangan di Medsos Bisa Meningkatkan Kualitas Hubungan Kalian

Kita semua cuma manusia yang butuh pengakuan ada orang yang mencintai.
02 Juli 2020, 1:23am
Penelitian menyarankan pasangan rajin selfie dan mengunggahnya ke medsos
Foto ilustrasi via Shutterstock 

Selama pacaran sepanjang dua tahun, saya dan mantan saya terakhir sempat ribut tentang Instagram. Duduk perkaranya, saya merasa agak keki karena dia tak mau memasang foto kami berdua di akun Instragramnya.

Ribut-ribut seperti seingat saya terjadi dua kali. Dalam dua kejadian itu kami menarik kesimpulan yang agak menyakitkan: saya memang lebay meributkan hal-hal sepela. Untungnya, beberapa waktu lalu, saya menemukan bahwa tak hanya tindakan saya tak masuk kategori lebay, tapi juga memiliki landasan ilmiah.

Sejumlah peneliti di Carnegie Mellon University dan University of Kansas lewat penelitiannya memastikan bahwa oversharing di medsos memang bukan perangai yang bagus. Namun, lantara membagikan sejumput kehidupan pribadi atau pendapat kita di media sosial makin jamak di zaman sekarang, mereka menemukan seandainya kita ingin sering-sering memajang kehidupan pribadi kita di medsos, hendaknya kita pun harus memajang foto pasangan kita di sana. Tujuannya? Supaya hubungan dengan pasangan kita tetap waras dan sehat.

"Saat kamu mengikutsertakan pasanganmu dalam unnggahanmu, entah itu dengan mengonfirmasi status hubungan kalian di jagat online atau dengan memajang foto kalian berdua, temuan kami menunjukkan hal itu bisa melawan efek negatif saat kalian mengumumkan status hubungan kalian di medsos serte meningkat rasa puas serta kedekatan." kata Omri Gillath, seorang pengajar psikologi di University of Kansas sekaligus salah satu peneliti utama dalam riset tersebut.

Dalam lima penelitian yang mereka gelar, para periset membandingkan apa yang terjadi saat seseorang mengunggah informasi personal mereka di medsos dan bagaimana hal itu berdampak pada inimasi dan kepuasan dalam hubungan percintaan serta pertemanan yang dimiliki orang itu.

Para peneliti sekaligus meneliti apa yang terjadi pada seseorang bila mereka lebih sering mengunggah informasi tentang dirinya tanpa sekalipun menyebutkan pasangannya. Temuan mereka menyebutkan bahwa pasangan yang sering tak diikutertakan dalam postingan medsos merasa tak diakui di jagat online dan kurang diperhatikan di dunia nyata.

Kecenderungan serupa tak ditemukan dalam hubungan pertemanan. Para periset mengungkapkan bahwa teman kita tak merasa dicampakkan jika tak disertakan dalam unggahan medsos. Ini adalah penelitian pertama yang secara sistematis membedah bagiamana imbas unggahan tentang hubungan romantis kita terhadap hubungan kita dengan pacar. Dan mengingat internet makin sudah dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia, kemungkinan dalam waktu dekat penelitian macam ini akan menjamur.

Sekarang, mentang-mentang sudah ada penelitian yang menyebutkan demikian, kamu sebaiknya enggak langsung mengumbar kemesraan dengan pacar kalian di medsos sebab itu juga bisa membahayakan hubungan kalian berdua. Kami sudah panjang lebar membahas hal ini. Selain itu, terdapat anjuran untuk menjaga agar kemesraanmu dengan pacar hanya terjadi di dunia nyata, tak usah merembet ke medsos.

Lagipula, jika salah satu dari kalian mempermasalahkan ketidakhadiran dirinya dalam unggahan medsos pasangannya, langkah yang pertama harus ditempuh toh ngobrol untuk menguraikan insecurity dalam diri masing-masing. Memperbaiki unggahan medsos bisa menunggu kok.

Sekadar mengingatkan, terlepas kamu sedang pacaran atau sebaliknya, mungkin akan lebih baik bagi kewarasanmu untuk sesekali lepas dari cengkraman medsos.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.