Musik

BTS ARMY Layak Dinobatkan Jadi Penggalang Dana Paling Efektif di Internet

Donasi untuk gerakan Black Lives Matter hanya satu dari sekian banyaknya proyek amal yang pernah didukung fans BTS. Dalam hitungan jam saja, terkumpul donasi setara Rp1,8 miliar.
11 Juni 2020, 9:37am
bts kpop boy band
Foto: Getty Images via Wireimage

Boyband Korea BTS pekan lalu menyatakan sikap melawan rasisme lewat akun Twitter resmi mereka. “Kami menentang diskriminasi rasial dan kekerasan. Setiap orang mempunyai hak untuk dihormati. Kami berdiri bersama kalian,” bunyi pernyataannya. Mereka tak lupa menyertakan tagar #BlackLivesMatter di akhir kalimat.

Setelah itu, BTS dan label rekaman Big Hit Entertainment menyumbang $1 juta (Rp14 miliar) untuk mendukung gerakan Black Lives Matter. “Orang kulit hitam di seluruh dunia masih dihantui trauma penindasan selama berabad lamanya,” kata Kailee Scales, managing director Black Lives Matter, kepada Variety. “Kami tersentuh atas kemurahan hati BTS dan semua yang telah mendukung kami memperjuangkan hak warga Kulit Hitam.”

Tanpa komando idola, ARMY—singkatan dari Adorable Representative MC for Youth—rupanya telah mengajak sesama penggemar untuk patungan 1 juta Dolar dengan tagar #MatchAMillion. Mereka melakukannya sebelum jumlah donasi BTS diumumkan. Dalam hitungan jam, terkumpul dana $130.000 (Rp1,8 miliar). Fandom ini memenuhi target dalam satu hari saja, dengan jumlah pendonor melebihi 34.400 orang. (Perhitungan kasarnya, satu orang menyumbang $29 atau setara Rp411 ribu).

“Kami sudah sering melakukan proyek semacam ini sebelumnya, tapi dukungan yang kami terima sekarang sangat luar biasa,” terang One in an ARMY (OIAA), kolektif yang mengoordinasi dan melacak setiap penggalangan dana ARMY. “Kami sama sekali tidak menyangka targetnya akan tercapai. Kami sangat bangga ARMY lagi-lagi berhasil memanfaatkan pengaruh mereka untuk hal baik dan membuat dampak nyata dalam melawan rasisme terhadap komunitas Kulit Hitam.” Hasil sumbangannya akan dibagikan ke lebih dari selusin organisasi, termasuk Black Lives Matter Global Network, Black Visions Collective, Color of Change, NAACP, National Police Accountability Project, dan National Bail Out.

“Gila gak, sih? Kemarin kita belum punya rencana apa-apa, tapi sekarang berhasil mengumpulkan jutaan dolar,” seorang penggemar Jungkook ngetwit.

Tak ada kata yang bisa menggambarkan betapa kerennya solidaritas mereka. Apalagi jika kalian mengetahui semua kegiatan sosial yang pernah dilakukan penggemar BTS sebelum ini. Selama lima tahun terakhir, berbagai fandom ARMY telah mendukung lebih dari 360 proyek amal di seluruh dunia. Akun Twitter @ResearchBTS bahkan menyusun peta interaktif yang menunjukkan semua kontribusi mereka. (Titik-titik di lautan menggambarkan paus beluga, paus bungkuk, paus pembunuh palsu dan seekor penyu yang diadopsi atas nama BTS.)

One In An ARMY dibentuk dua tahun lalu, dengan tujuan penggemar bisa berpartisipasi dalam kegiatan amal. Sejumlah penggemar dari 10 negara secara sukarelawan mengelola organisasi ini. Mereka memilih, memeriksa, dan menghubungi organisasi nirlaba setiap bulannya untuk “melakukan donasi kecil-kecilan atas nama BTS ARMY.”

Menurut situs OIAA, mereka mengumpulkan lebih dari 46.000 Dolar AS (Rp652 juta) dalam 14 bulan pertama. Uangnya kemudian digunakan untuk membeli obat-obatan dan persediaan klinik kesehatan di Suriah dan filter air BioSand untuk Thirst Relief. Selain itu, mereka juga menyediakan bantuan pemukiman kembali kepada para pengungsi LGBTQ di Turki.

OIAA memiliki lebih dari 120.000 pengikut di Twitter, sehingga masuk akal jika mereka menjadi kolektif fandom terbesar yang fokus pada kegiatan amal. Menariknya lagi, mereka tak hanya mengandalkan fanbase besar untuk menyalurkan kebaikan. Kelompok ARMY dengan jumlah pengikut kecil pun punya agenda mereka masing-masing. (Ketika artikel ini ditulis, OIAA melihat kontribusi amal sebesar $2 juta atau setara Rp28 miliar dari fanbase BTS yang lebih luas sejak 2016.)

Sepanjang Mei, mereka telah melakukan banyak kegiatan amal. Persatuan akun penggemar Jungkook menyumbangkan $1.000 (Rp14 juta) kepada upaya bantuan pandemi Medical Teams International. Fanbase Singapura BTS berkontribusi pada Project Love alias bantuan keuangan kepada keluarga rentan yang tinggal di Singapura. “Koalisi fanbase global” V (salah satu anggota BTS) memberi sumbangan kepada paduan suara anak-anak tulis. Fanbase BTS di Texas menggalang $315 (Rp4,4 juta) untuk Bank Makanan Texas Utara. Bangtan India menyerahkan donasi bulanan keempat mereka kepada Sahodari Foundation, organisasi yang memberikan bantuan untuk komunitas transgender, interseks dan gender nonbiner.

Dukungan ARMY global terhadap Black Lives Matter diharapkan bisa membuat penggemar BTS Kulit Hitam merasa lebih diterima. Pada 2018, Buzzfeed mengungkapkan lusinan ARMY berkulit hitam menerima pesan rasis pada akun Curious Cat mereka. Dua penggemar lalu menginisiasi #BlackARMYBeauty untuk mendukung dan memperkenalkan penggemar Kulit Hitam di komunitas mereka.

OIAA berujar akan selalu aktif mendukung Black Lives Matter, dan memantau sumbangan ARMY melalui situs webnya. “Black Lives Matter bukan tren sesaat. Kita harus memperjuangkannya setiap hari,” tutur juru bicara OIAA. “Kami menunjukkan solidaritas dengan Black ARMY. Mereka adalah bagian penting dari keluarga kami. Kami juga mendukung komunitas Kulit Hitam di manapun mereka berada. Suara kalian wajib didengar.”