Konten Viral

Tonton Gamer Kelas Dewa asal Jepang Tamatkan 'Super Mario 64' Dengan Mata Tertutup

Gorou, nama gamer tersebut, membuat aksi speedrunner lain nampak cupu. "Dia bukan lagi manusia biasa," kata salah satu penonton rekaman Gorou.
03 Juni 2020, 10:30am
Viral Gamer Jepang Tamatkan 'Super Mario 64' Dengan Mata Tertutup
Screenshot aksi Gorou menamatkan Super Mario 64 dengan mata tertutup dari Niconico

Super Mario adalah seri game paling ikonik sepanjang sejarah. Jutaan orang memainkan game buatan Nintendo ini secara rutin, bahkan tumbuh dewasa bersamanya. Tapi ada satu orang yang tampaknya punya dedikasi lebih besar dari manusia lain untuk memainkan Mario. Orang itu adalah gamer profesional dengan nama akun Gorou, yang berhasil menamatkan Super Mario 64 dalam format speedrun sembari matanya ditutup.

Main dengan mata tertutup sebelumnya bukan hal baru. Sudah banyak gamer lain melakukannya, dengan cara menghafal kombinasi tombol di kontroller serta menjadikan suara dari game sebagai panduan. Gamer tunanetra juga melakukan hal serupa. Tapi yang dilakukan Gorou terasa berbeda, sebab dia seakan-akan tetap bisa melihat layar dan memainkan Super Mario 64 nyaris sempurna. Gorou rutin mengunggah rekaman permainannya ke situs streaming Jepang Niconico sejak Desember 2019.

Game yang pertama kali rilis di konsol Nintendo 64 ini bisa ditamatkan, asal Mario mengoleksi 16 bintang tersebar di seluruh lokasi. Speedrun yang dilakukan Gorou memakai metode tersebut, tapi sambil melakukannya dia dengan presisi sanggup melompat dan melewati lautan api, bahkan menghadapi Bowser, musuh utama seri Mario.

Gorou belum lama ini sukses menamatkan Super Mario 64 dalam kurun 24 menit 3 detik, sepenuhnya tanpa melihat layar. Dia melampaui rekornya sendiri, yakni 26 menit 30 detik. Rekor dunia speedrun menamatkan Super Mario 64 saat ini adalah 14 menit 59 detik, tapi gamer yang mencapainya tak memakai penutup mata.

Video aksi Gorou menjadi sensasi internasional, setelah media massa Jepang menemukan bakat gilanya akhir Mei lalu. Dia menjadi sorotan dan makin tenar saja.

Tiap kali main, Gorou dibantu temannya akan memakai dua lapis penutup mata (yang bentuknya jadi seperti seperti celana dalam atau tutup lampu) yang membuat separuh kepalanya terbungkus, sehingga dipastikan dia benar-benar tak bisa melihat. Dalam video yang viral tersebut, Gorou sukses mendapat bintang kelima di game Super Mario 64 dalam waktu 5 menit 3 detik saja. Dia bisa melompati tembok dan mendarat sempurna di platform balik tembok. Hal yang sekilas mustahil dilakukan bahkan ketika kalian main dengan normal.

Di satu bagian, dia bisa mengalahkan Bowser

, dengan cara mengangkat tubuhnya dan membanting musuh bebuyutan Mario itu ke lantai. Sekali lagi, kalau melihat rekaman _gameplay_-nya, kalian sulit percaya Gorou tidak bisa melihat selama main. Belum jelas, apakah semua ini karena dia sudah hafal luar dalam game tersebut, karena sangat sering memainkanya, atau memang indera pendengarannya sudah sangat terlatih.

Para penonton rekaman video Gorou terpukau, dan menganggapnya gamer kelas dewa.

"Dia bukan lagi manusia biasa, dia sudah setingkat dewa...."

"Gimana bisa dia tahu lokasi buntutnya Bowser lalu membantingnya dengan presisi?"

"Video ini puncak pencapaian umat manusia. Luar biasa."

"Gokil, beneran gokil...."

Ada satu komentator yang tampaknya mewakili kita semua, "aku sampai mau nangis nonton speedrun ini, dia sangat berbakat!"

Betul sekali. Siapapun yang melihat aksi gamer sejago Gorou pasti bakal kepengin menangis juga.


Follow Miran di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.