Iklan
The VICE Guide to Right Now

Tentara India Bocorkan Rahasia Negara, Tergoda Intel Pura-Pura Jadi Cewek Cakep di Medsos

Waspada buat lelaki lemah yang punya akses ke rahasia negara. Mata-mata internasional mulai rajin menyamar sebagai perempuan aduhai di Instagram ataupun Facebook.

oleh Shamani Joshi
28 Juni 2019, 5:51am

Foto ilustrasi upaya 'catfishing' mata-mata oleh VICE India.

Fitur DM Instagram adalah metode kencan yang paling ngetren saat ini. Sayangnya, di Instagram, penampilan artifisial sering jadi penentu interaksi tiap orang. Makanya kita mudah tertipu orang jahat yang melakukan teknik catfish dengan menyamar sebagai sosok lain menggunakan foto-foto palsu (tapi kelihatan cakep banget) buat menggodamu.

Kini, teknik tersebut mulai digunakan mata-mata profesional untuk memperoleh informasi penting terkait rahasia suatu negara. Korbannya adalah personel Angkatan Darat India.

Menurut kantor berita ANI, intelijen angkatan darat memperingatkan anggota pasukan khusus dan perwira tinggi bahwa mata-mata negara musuh diduga menggunakan akun Instagram palsu bernama ‘Oyesomya’ buat menggoda rekan mereka. Awalnya akun itu mengajak kencan atau ngobrol mesum, padahal tujuan akhirnya adalah memperoleh informasi sensitif mengenai sistem pertahanan Negeri Sungai Gangga.

Akun tersebut langsung hilang sejak intelijen AD India melaporkannya ke manajemen Instagram. Lima kasus catfishing menimpa personel Angkatan Darat India dilaporkan terjadi dari 2015 sampai 2017. Februari 2019, kasus serupa menimpa seorang perwira senior Angkatan Udara, yang dituduh membagikan informasi rahasia dengan seorang model di Facebook. Aku penggoda itu ternyata dijalankan dua personel intelijen Pakistan.

Adapun Januari tahun ini, tentara India berpangkat rendah ditahan karena hendak menyampaikan rahasia negara kepada agen ISI, lembaga mata-mata Pakistan yang berpura-pura jadi cewek cakep di medsos. Laki-laki ini menyangka sedang ngobrol sama perempuan bernama Anika Chopra di Facebook.

Barangkali niatnya pamer ke si gebetan, tentara tadi mau-mau saja menjelaskan detail posisi pasukannya ditambah beberapa informasi lain. Tetapi pangkatnya terlalu rendah untuk mengakses informasi sensitif, dan sang atasan segera tahu kalau dia dimanfaatkan mata-mata asing. Akibat rentetan insiden tersebut, petinggi AD India melacak beberapa akun medsos demi memantau kegiatan mata-mata Pakistan, agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

Lembaga kontraintelijen Nasional dan Pusat Keamanan Amerika Serikat juga memperingatkan semua personel militer agar berhati-hati terhadap metode catfishing sejenis. Ada kemungkinan intel Tiongkok dan Rusia menggunakan akun yang dikendalikan kecerdasan buatan, dalam wujud cewek cakep, untuk memata-matai AS.

Semua personel militer India sekarang harus menuruti peraturan ketat bila tetap ingin mengakses akun-akun media sosial pribadinya. Perwira maupun prajurit aktif dilarang menampilkan identitas, pangkat, tempat bertugas, atau informasi pribadi lainnya di profil medsos. Termasuk memposting foto-foto saat berseragam atau berdinas.

Follow Shamani Joshi di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE India