The VICE Guide to Right Now

Dumbell dan Bidet Toilet Jadi Benda Populer Dibeli Selama Karantina

Selain itu, ada daftar seputar benda-benda lain yang diborong orang di berbagai negara akibat Covid-19. Kalian sendiri sudah beli apa aja?
15 April 2020, 7:30am
Ilustrasi dumbell dan semprotan wc
(Kiri) Foto oleh Yulissa Tagle via Unsplash. (Kanan) Foto via Wikimedia Commons (domain publik).

Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar orang terjebak di dalam rumah. Banyak dari mereka berinisiatif mencoba hal-hal yang belum pernah dilakukan untuk mengisi waktu dan mengusir kebosanan. Ada yang bikin roti dan kopi dalgona, ada juga yang mengikuti tantangan telanjang di TikTok.

Swakarantina rupanya juga meningkatkan minat berbelanja orang banyak. Fakta ini diungkapkan dalam laporan bulan Maret yang dirilis analis tren Glimpse. Menurut data statistik tersebut, minat terhadap produk diukur melalui “ratusan juta perilaku konsumen di internet.”

Walaupun data Glimpse tidak membedakan mana yang mencari karena penasaran dan mana yang benar-benar membeli barangnya, peningkatan drastis ini mengungkapkan benda apa saja yang menarik perhatian orang selama berdiam diri di rumah. Sebagian produknya sangat mengejutkan dan tak terduga sama sekali.

Coba tebak apa saja barangnya?

Gambar via Statista

Dumbbell

Foto oleh Yulissa Tagle via Unsplash

Sejak pusat kebugaran dan fasilitas olahraga ditutup, orang-orang mencari alternatif lain untuk melatih fisik di rumah. Salah satu contohnya yaitu mengikuti kelas online gratis. Meski sebagian besar videonya tidak mengharuskan pakai peralatan, orang-orang tampaknya tertarik berolahraga lebih ekstra. Data Glimpse menunjukkan minat terhadap dumbbell meningkat sebesar 725 persen pada Maret.

Permen Vitamin C

Suplemen vitamin dikabarkan dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan menghindari kita dari virus corona. Vitamin C cepat larut dalam air dan mudah dikeluarkan dari dalam tubuh, sehingga relatif aman dikonsumsi dalam dosis tinggi. Tenaga medis di Tiongkok dan Amerika Serikat juga mencoba vitamin C untuk mengobati pasien COVID-19. Walau efek positifnya masih diperdebatkan, kebanyakan orang tetap berjaga-jaga dengan menyetok vitamin C. Beberapa bahkan beli permen vitamin C yang kandungan vitaminnya mulai dari 250 hingga 1.000 mg.

Bidet alias semprotan kloset

Gambar via Wikimedia Commons (domain publik)

Akhirnya orang bule, terutama yang berkulit putih, menyadari cebok pakai air jauh lebih praktis daripada pakai tisu. Kesadaran ini tentu dipicu oleh menipisnya stok tisu toilet akibat panic-buying. Mereka mungkin mempertimbangkan bidet atau semprotan kloset karena takut persediaan tisu habis sebelum corona berakhir.

Alat Pembuat Roti

Kalau ada sisi positif dari pandemi COVID-19, krisis kesehatan ini bikin orang-orang jadi rajin masak. Selain kopi dalgona, bikin roti menjadi salah satu tren medsos yang sering muncul belakangan ini. Dan ternyata, mereka melakukan ini bukan tanpa alasan. Menguleni adonan disebut-sebut bisa mengurangi kegelisahan di tengah pandemi, sedangkan praktik membuat rotinya mampu memenuhi naluri manusia untuk mengasuh. Sayangnya, tren ini membuat bahan-bahannya semakin sulit dicari karena banyak yang beli.

Monitor eksternal dan monitor laptop

Mempraktikkan social distancing berarti kita harus belajar dan bekerja dari rumah. Komunikasi pun mau tak mau terjadi secara online. Dengan demikian, tak heran jika banyak yang membeli perangkat tambahan untuk menunjang produktivitas mereka. Minat terhadap monitor eksternal naik 160 persen, sedangkan pencarian mouse laptop meningkat sebanyak 85 persen.

Follow Koh Ewe di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA