Akun Instagram Ini Perlu Di-Follow Kalau Kamu Penggemar Kecantikan Ekstrem

Dari kawat gigi berduri hingga bulu mata sayap kupu-kupu—apapun yang kamu cari, ada di @RavveBeauty.

|
18 September 2018, 8:01am

Jules dan Gebs adalah kawan dekat yang tak pernah sepakat soal apapun, kecuali soal dunia kecantikan bawah tanah yang aneh. Tindikan di wajah, lensa kontak ganda, kepala yang dicukur seperti bunga mekar, pengkilau wajah, unibrows, no brows, wiggly brows, atau apalah. Apapun itu, mereka punya semua. Sampai-sampai mereka membuat akun Instagram didedikasikan untuk menunjukkan dan merayakannya. Tepuk tangan dulu untuk @RavveBeauty!

“Kalau kamu main Instagram, kamu akan melihat tiga tipe akun kecantikan,” ujar Gebs, “make-up artist, merek-merek besar, dan influencer. Dan konten mereka sangat rapi dan satu dimensi. Seperti ballet yang indah. RavveBeauty bertujuan merayakan kecantikan alternatif, untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa pada akhirnya, kecantikan bukan hal normatif. Kami ingin membuat orang-orang berhenti dan berpikir sejenak, lalu menerimanya. Kami menggunakan konten kami untuk membuka pikiran orang-orang atau memulai percakapan.”

“RavveBeauty gak sekadar ingin tampil aneh atau berbeda,” ujar Jules. “Kami juga gak mencoba memprovokasi. Meski demikian, terkadang kami memulai perang kecantikan dan itu gak apa-apa juga sih. Pernah sekali waktu kami mengunggah foto tato leher oleh seniman bernama @soto.gang yang bilang “tuhan adalah perempuan.” tato itu terletak di tengah-tengah leher seseorang, seperti tinju di tenggorokan dan semua orang jadi sewot. Kami dapet troll dan komunitas ini jadi heboh dan orang-orang jadi ribut dan kami menyaksikannya sambil senyum-senyum karena, mungkin saja, Tuhan adalah perempuan.”

Untuk urusan sumber gambar, Jules dan Gebs sangat berkomitmen, menghabiskan berjam-jam memilah-milah situs media sosial untuk apa pun yang mungkin menangkap mata mereka yang diasah dengan baik. Mulai dari pemberi pengaruh bawah tanah, lini pakaian yang akan datang, seniman tato, salon piercing dan pembuat grill hingga desainer yang mapan, seniman make-up atau arsip para fotografer top, mereka tidak meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat. Kuncinya adalah inklusif, selektif dan beragam. “Yang sulit dengan kurasi ini adalah menemukan dan mempertahankan suara sendiri, karena kami mengkurasi konten dari orang lain. Selalu mudah untuk melompat pada tren yang sedang hangat, tampilan selebriti saat itu, atau gambar yang disukai orang banyak yang telah dikurasi 10 akun lainnya. Kami tidak ingin melakukan itu.”

Untuk keterangannya, itu semua kerjaan Jules. “Dia pintar dan cerdas dan berani,” kata Gebs. “Dia kurang peduli tentang apa yang dipikirkan orang dan mengatakan apa adanya. Dalam kehidupan nyata, dia mengatakan hal-hal yang kita semua pikirkan tetapi terlalu ragu untuk mengucapkannya dengan keras. Dia meletakkannya di sana.” Mantep.

Ini adalah 5 postingan terbaik mereka:

@lizagysevskaya telah mencapai ketenaran Insta dengan permainan yang mencolok, terkadang mengganggu dengan lensa kontak. Dia tidak berpura-pura bahwa heterochromia-nya nyata, jelas itu buatan. Apa yang keren adalah dia memakainya seperti yang lain memakai cat rambut atau lipstik.”

@peterdevito mengunggah foto-foto yang menantang gagasan bahwa kulit sempurna mungkin dan patut dicemburui. Alih-alih, dia fokus pada kisah-kisah personal dan kepercayaan diri sebagai alternatif dari makeup atau Photoshop.”

“Perhiasan hidung @jo_tyf yang indah dan aneh.”

@jeanchang.1993 is a model and has this incredible tattoo on the back of his head. We loved the double message of being a good-looking human on one side and a non-conformist alien on the other.”

@gabbois creates content that is always original, visually arresting and challenges the beauty norms.”

This article originally appeared on VICE UK.