jeans asimetris
Gambar milik Ksenia Schnaider. Pengarah gaya Anton Schnaider. 
fesyen

Celana Jeans Asimetris Adalah Tren Denim Terkini

Suami-istri desainer dari Ukraina Ksenia dan Anton Schnaider merancang jeans yang diramal bisa jadi tren denim terkini.
29 Januari 2019, 9:00amUpdated on 29 Januari 2019, 8:51am

Mungkin kamu belum pernah dengar merek fesyen asal Ukraina, Ksenia Schnaider, tapi ada kemungkinan kamu pernah melihat salah satu variasi denim mereka. Pada 2016, merek ini sempat terkenal untuk “demi-denim” pilihan Bella Hadid. Lalu ada “bulu denim.” Tahun ini, Ksenia Schnaider mempersembahkan salah satu gaya denim paling berani hingga sekarang: jeans asimetris.

Bukan rahasia bahwa perancang berbasis di Kiev, Ksenia Schnaider, terobsesi dengan denim. Dia pernah bercerita kepada i-D bahwa obsesinya berasal dari revolusi jeans Uni Soviet, ketika jeans mempunyai status kultus yang menempatkan pakaian tersebut sebagai barang mewah saat dia tumbuh besar. Ksenia masih ingat ketika ibunya meminjam satu-satunya pasang jeans ayahnya saat dia masih kecil.

Dipadukan dengan ketertarikan Anton Schnaider, suaminya dan mitra bisnisnya, yang gemar membuat barang “tanpa alasan,” jelas terlihat bagaimana pasangan ini saling membantu satu sama lain mengembangkan ide mereka hingga menghasilkan koleksi denim baru.

Ketika ditanya kenapa mereka meluncurkan merek ini, jawaban Anton hanya, sekali lagi, “enggak ada alasan.” “Sama aja kalau kamu nanya kenapa kamu lahir,” katanya. “Terjadi begitu saja. Kita berdua selalu bikin baju.”

Ksenia yang pertama kali mendapatkan ide untuk jeans asimetris, yang dia percaya akan menjadi tren, namun Anton sangat tidak setuju. “Itu ide lamaku untuk menggabungkan dua model kami paling laris, tapi Anton bilang modelnya terlalu gila, dan enggak ada orang yang butuh jeans kayak gini,” ujarnya. “Jadi aku melupakan idenya selama beberapa musim. Terus beberapa bulan lalu aku sadar ada setidaknya satu orang yang butuh jeans kayak gitu – aku.”

Sejak dia pertama kali membagi desainnya di halaman Instagramnya pada awal tahun ini, ketertarikan pada jeans mereka melimpah. Dibandingkan dengan respons masyarakat terhadap demi-denim (jeans dengan gradasi warna), Ksenia berkata responsnya lebih hitam-putih dan meyakini desainnya lebih mudah dipahami ketimbang demi-denim.

“Berita tersebut disebarkan orang-orang yang ‘terganggu’ oleh jeans itu,” katanya. “Terus dilihat orang yang mengenal fesyen dengan baik dan mereka langsung tertarik, niat mencobanya, dan membaginya di medsos. Pokoknya orang-orang paham lah.”

Dia menambah sepasang jeans untuk dirinya sendiri dalam produksi dan mendesak pelanggannya untuk melihat jeans tersebut bukan sebagai “pajangan” karena pelanggan yang menanyakannya rata-rata “gaya pakaiannya enggak terlalu aneh”.

Rancangan ini merupakan bagian dari koleksi Pre-Fall 2019, yang menampilkan lebih banyak desain denim dan pakaian olahraga daur ulang. Dengan pengalaman mendaur ulang pakaian vintage, desain denim mereka dibuat dari sekitar 30% denim vintage yang ditemukan di pasar loak Kiev.

Pasangan ini mengaku memiliki hubungan yang rumit dengan Ukraina, kadang cinta kadang benci. Terutama karena berlimpahnya jasa periklanan dan “desain grafik yang jelek.” “Kami banyak mengeluh tentang Ukraina,” kata Anton. “Semuanya norak dan ada informasi di mana-mana. Selera perencanaan perkotaan dan pengiklanan di sini jelek banget. Tapi kalau kami tinggal di tempat lain, misalnya di Eropa, kayaknya aku enggak bisa terus merancang pakaian. Di situ semua terlalu teratur, enggak ada yang perlu dibetulkan.”

Mereka berharap rancangan eksperimental mereka dapat membantu menduniakan Ukraina di dunia fesyen, sebagai bagian dari gerakan lebih luas dalam industri fesyen Ukraina. “Model-model eksperimental kayak gini yang menarik perhatian semua orang,” kata Anton.

Maka itu, rencana mereka untuk masa depan hanya untuk “bersenang-senang” dan “menghibur orang lain.” Bagi Ksenia, ini artinya menjauhi denim dan mencari tantangan baru, tetapi obsesinya selalu membuatnya fokus kembali pada bahan pakaian. Sampai saat itu tiba, nikmatilah kegilaan asimetris musim pre-fall ini.