Iklan
Budaya Ngopi

Sadar Orang Ngopi Buat Pamer di IG, Kafe Ini Sediakan Latte Pakai Buih Logo Merek Fashion Ternama

Kalau kamu influencer sosmed atau orang yang pengin ngopi latte dengan buih mirip logo Supreme atau Gucci, kedai di New York ini cocok buat kalian.

oleh Bettina Makalintal
14 Maret 2019, 6:03am

Foto dari arsip Instagram Coffee 'n Clothes 

Penikmat kopi di zaman sekarang tak lagi sekadar ingin menikmati kafein. Kebanyakan niatnya justru pamer cangkir kopinya di media sosial. Makanya latte laris banget di berbagai negara. Sebab, bila hiasan buih latte oleh si barista menarik, maka orang berbondong-bondong memamerkan potret cangkir tersebut dari atas.

Jika kamu termasuk penikmat kopi seperti deskripsi di atas, maka segeralah menabung dan sempatkan mampir ke kedai kopi di New York ini. Namanya Coffee ‘n Clothes café, dan manajemen kafe ini menyasar para influencer media sosial. Sebab, mereka ingin penampilan secangkir latte-nya betul-betul 'instagrammable' dan cocok disandingkan produk fashion apapun.

Coffee ‘n Clothes sendiri bermula dari akun Instagram yang sangat populer (hingga artikel ini dilansir, follower mereka sudah lebih dari 300 ribu orang). Konten di akun tersebut populer, karena menyandingkan secangkir latte dengan busana-busana terkenal—mulai dari streetwear sampai busana dari rumah mode elit macam Gucci.

Berkaca pada artikel dari Eater dan Gothamist, kayaknya jualan kedai kopi ini memang bukan rasa lattenya, melainkan tampilannya. Sempat muncul rumor, Coffee ‘n Clothes akan menyajikan latte termahal di dunia.

Dalam keterangan tertulis untuk MUNCHIES, manajemen kafe itu mengklaim rumor tersebut keliru. "Latte termahal memang slogan akun Instagram kami di masa lalu. Tapi yang akan kami sajikan sekarang adalah pengalaman menikmati kopi yang sangat dipersonalisasi sesuai keinginan konsumen."

Dari foto yang tersebar di Internet, dugaan banyak orang benar belaka. Kafe ini sepenuhnya untuk menarik perhatian influencer medsos. Desain interior kafenya cocok banget buat selfie. Penuh warna pastel yang menarik perhatian anak muda. Pendiri Coffee ‘n Clothes Ryan Glick kepada MUNCHIES mengaku, "kafenya yang asli akan lebih minimalis."

1552312390405-2
Ini desain interior virtual Coffee 'n Clothes cafe.

Glick sendiri tidak merasa sedang mengkapitalisasi bisnis kopi. Dia menyatakan kafenya sekadar menjembatani kebutuhan pasar yang menginginkan keterhubungan kopi dan fashion. "Permintaan untuk kafe dengan nuansa sadar fashion sudah ada sejak lama," ujarnya.

Sambil ngopi di kedai tersebut, pengunjung yang kemungkinan influencer bisa menjajal sepatu Yeezy atau Nike Air Max, sampai selop Gucci bernilai US$1.000.

Kita sedang menyaksikan tumbuhnya segmen anak muda di berbagai negara yang menikmati kopi, senja, dan merek fashion mahal. Jadi bagi sobat misqueen-ku, tampaknya kafe ini bukan untuk kalian.

Artikel ini pertama kali tayang di MUNCHIES