Iklan
Hoax Kesehatan

Kisah Media Massa Internasional Sempat Heboh Merayakan Tortilla Sebagai 'Obat Kanker'

Harapan yang sudah membumbung tinggi langsung bertumbangan. Semua ini gara-gara satu konten media ngaco dicomot media lainnya.

oleh Bettina Makalintal
12 Maret 2019, 4:50am

Ilustrasi tortilla. Foto oleh: Juanmonino/Getty Images 

Sebagai seorang yang juga bekerja di media, saya enggak akan gampang menuding berita-berita aneh sebagai "hoaks atau berita palsu." Paling banter, saya sekadar mengingatkan jika tortilla—seenak apapun rasanya—tetap tak bisa mencegah penyebarang penyakit menular seksual apalagi jadi superfood yang dapat mengobati kanker. Jadi, kalau kamu membaca berita tentang manfaat luar bisa tortilla di beberapa situs berita, berhenti lah sejenak dan sadarilah bahwa isi berita itu jauh dari kenyataan.

Selasa pekan lalu, Telemundo mengangkat berita tentang penelitian yang dikerjakan oleh National Autonomous University of Mexico (UNAM). Dalam artikelnya, Telemundo menulis bahwa risiko penularan virushuman papillomavirus—atau lebih sering dikenal dengan nama HPV—terhitung rendah pada mereka yang doyan melahap tortilla jagung.

Patut dicatat, HPV adalah salah satu jenis infeksi menular sekual yang paling umum. Sebagian besar orang yag sudah aktif secara seksual kemungkinan pernah tertular virus ini, seturut catatan CDC. Kendati penularan HPV bisa sembuh dengan sendirinya dan jarang menyebabkan permasalahan kesehatan yang serius, beberapa varian virus ini terbukti bisa menyebabkan kanker servik.

Tentu saja, gagasan menyantap tortilla untuk mencegah kanker terdengar sangat fresh dan menarik untuk dibaca. Tanpa buang waktu lama, sejumlah situs berita seperti NBC New York, WJLA, dan KVAL, langung melansir berita yang sama. Di salah satu artikelnya, tertulis kalimat ajaib seperti ini "hai penggemar tortilla, bergembiralah karena tortilla kemungkinan bisa menjaga kita tetap sehat dan bugar."

Mudah ditebak, cerita sensasional macam ini langsung viral di internet dalam waktu singkat.

screenshot of now-deleted story on tortillas and hpv
Screenshot via KVAL (sekarang artikel ini sudah dihapus)
1551985132424-Screen-Shot-2019-03-06-at-121020-PM
Screenshot via Google

Akan tetapi, sejak awal pekan ini, cerita seputar kemanjuran tortilla melawan kanker sudah jauh berubah. Sejumlah situs berita menurunkan artikel abal-abal tersebut. Salah satunya adalah NBC New York, yang menambahkan sebuah disclaimer tentang perkembangan berita mencengangkan tersebut.

Berikut kutipan disclaimer tersebut: “Artikel tentang dugaan kemanjuran tortilla mengatasi sejumlah kanker sudah kami turunkan. Universitas yang melakukan riset yang ditulis dalam artikel tersebut mengaku tak menyelidiki hubungan kanker dengan tortilla.” Sebelum ditarik artikel di NBC New York tersebut diberi judul "secret weapon against HPV.” Kini, judul itu diubah menjadi “Editor’s Note: Tortillas / Cancer Story."

1551985650111-Screen-Shot-2019-03-07-at-20709-PM
Screenshot via NBC New York
1551985190983-Screen-Shot-2019-03-07-at-15934-PM
Screenshot via NBC New York

Situs berita lainnya berduyun-duyun menurunkan artikel ngaco tersebut. Kini, kebanyakan tautan pemberitaan tentang manfaat kesehatan tortilla saat ini tak bisa diakses lagi. Telemundo, yang disinyalir sebagai asal muasal berita menggegerkan itu, juga sudah memperbarui artikelnya.

Versi terbaru artikel Telemundo kini menyebutkan "UNAM menegaskan bahwa hasil penelitian mereka tak menunjukkan kesimpulan tortilla manjur melawan kanker. Atas kesimpang siuran berita ini, kami mohon maaf.” (MUNCHIES berusaha meminta komentar tentang salah kutip massal dari media massa kepada UNAM. Hingga ini, kami belum mendapatkan balasan).

Hingga tulisan ini diturunkan, belum jelas bagaimana redaksi Telemunda bisa menarik kesimpulan segila itu, tentang faedah tortilla bisa mengobati kanker.

Mulai sekarang, makanlah tortilla sebanyak-banyaknya. Jangan takut. Tapi, jangan juga ngarep itu akan bikin kalian kenal kanker.

Artikel ini pertama kali tayang di MUNCHIES