Tren Kecantikan

Nonton Proses Mewarnai Rambut Adalah Tren ASMR Terbaru

Foto maupun video proses cat rambut sangat memuaskan bagi kalian yang demen sama ASMR.

oleh Shannon Peter
30 Januari 2019, 9:52am

Foto dari Alaina Waller dan Erik Pascarelli, via Instagram

Dunia kecantikan telah memicu sebagian besar fenomena ASMR, baik itu mencetin jerawat, menghancurkan lipstik, atau menjentikkan sisir. Ada juga video tutorial make-up berbisik yang menenangkan dan video mengikis ketombe yang menjijikkan tapi bikin ketagihan nonton.

Ada yang unik dari sifat mendalam produk dan ritual kecantikan ini hingga bisa menciptakan tren video “oddly satisfying”. Dan belum lama ini, saya baru saja menemukan jenis ASMR lainnya yang entah bagaimana bikin saya terobsesi. Apa itu? Foto cat rambut.

Bukan foto produknya yang saya suka, tapi rambut yang sedang dilumuri cat warna-warni. Foto-foto semacam ini mulai sering bermunculan di Instagram. Saya serius. Ini buktinya:

Beberapa menyebut tren ini #processporn, yang berarti tukang mewarnai rambut membagikan cara kerja mereka ke media sosial. Alaina Waller, pewarna rambut di LA, sudah lama memamerkan berbagai foto proses pengecatan rambut karena ingin memvisualisasikan pekerjaannya.

Dia pernah mengunggah foto sedang ngebleach rambut, atau saat dia mengecat rambut kliennya jadi warna pink. “Saya rasa gambar-gambar ini sebenarnya menangkap perasaan klien saat itu,” tuturnya. “Ada sisi pemberontakan dan murung dari warna yang jarang kamu lihat ketika rambutnya mulai diolesi cat, serta setelah rambutnya kering dan dirapikan. Teksturnya juga berbeda waktu rambutnya masih basah.”

Erik Pascarelli dari Bleach London menjadikan foto-foto #processporn-nya sebagai wadah untuk menghubungkan latar belakang artistiknya dengan pekerjaan mewarnai rambut. "Proses melukisku jauh lebih penting daripada hasil akhirnya. Jadi saya ingin melakukan hal serupa dengan mewarnai rambut," ujarnya.

"Dalam urusan ngecat rambut, tampilan akhir tentu jadi bagian paling penting. Tapi saat memfoto, saya lebih terinspirasi oleh gambar tempat cuci rambut aneh ketimbang foto close-up warna rambutnya. Sama seperti saat saya melukis — palet yang penuh cat lebih menarik daripada kanvas."

Tak ada penjelasan yang tepat kenapa foto-foto ini sedap dipandang. Para pakar sendiri tidak tahu alasannya. “Mungkin foto-foto ini memicu sensasi ASMR bagi sebagian orang, meskipun tidak punya banyak pemicu respons ASMR, seperti berbicara pelan dan tingkat perhatian yang dekat,” terang Dr. Giulia Poerio, psikolog dan pakar ASMR. "Kepuasannya mungkin berasal dari aspek estetika seperti simetri, bentuk dan warna."

Foto ataupn video #processporn adalah kombinasi sempurna antara kepuasan sekaligus rasa jijik. Warna pelangi memang bagus buat dilihat, tapi ada kepuasan tersendiri ketika melihat bentuk rambut basah yang aneh. Apalagi foto-foto ini tidak memamerkan wajah kliennya.

Pascarelli yakin popularitas foto cat rambut ada hubungannya dengan kecintaan kita terhadap instruksi. "Generasi kita sangat suka belajar, buktinya banyak video tutorial di YouTube. Setiap orang ingin tahu bagaimana suatu proses berlangsung. Saya pikir foto dan video #processporn memenuhi rasa penasaran ini supaya kita bisa mengerti caranya."

Bagi Waller, dia hanya ingin mendokumentasikan pengalaman yang nyata pada feed media sosial yang sangat terkurasi.


"Saya yakin orang suka melihat dan merasakan sesuatu yang nyata. Saat memotret semua proses ini, saya ingat masa remajaku yang mengecat rambut sendirian, membuat kekacauan, dan menikmatinya. Bukan hasilnya yang membuatku senang, tapi pengalamannya."

Entah apa maksud dari foto-foto ini, tapi saya mendukung 100 persen trennya.

Artikel ini pertama kali tayang di i-D