Teknologi Baru Bakal Membuat Tukang Tagih Leasing Mobil Menganggur

Alat berjuluk MCCS bersiap masuk pasar Indonesia, berbahaya pula buat kalian yang suka telat bayar cicilan mobil.

|
Feb 24 2017, 1:05pagi

Produk teknologi merampas semua lapangan kerja manusia. Kali ini, giliran tukang tagih utang mulai tergusur. Perusahaan transportasi Jepang Global Mobility Service baru saja mengeluarkan sebuah alat pintar baru di pasar otomotif Asia Tenggara. Alat yang ditujukan untuk digunakan pada konsumen Thailand dan Indonesia mampu membunuh mesin segala macam kendaraan bermotor yang cicilannya telat dibayar.

Teknologi pintar ini bakal mulai dipasarkan April 2017.

Bentuknya biasa saja: kotak berwarna hitam. Meski begitu, alat ini punya nama keren Mobility-Cloud Connecting System atau MCCS agar lebih ringkas. MCSS ditempatkan tepat sebelah mesin dan merekam bermacam data dari mulai lokasi GPS, penggunaan besnon sampai kecenderungan ugal-ugalan pengguna kendaraan. Ah, kan alatnya bisa gampang dicopot? Nanti dulu. Kalau alat ini dicabut dengan paksa, mesin kendaraan akan berhenti berfungsi.

Global Mobility Services tengah bekerja sama dengan perusahaan penyedia kredit kendaraan bermotor. Perusahaan ini tertarik masuk Indonesia setelah melihat naiknya angka kredit untuk mobil dan sepeda motor di Indonesia, seperti yang dilaporkan awal 2017 oleh PT. Astra Credit Companies. Ditambah lagi stabilnya penggunaan layanan otomotif berbasis aplikasi online seperti Gojek dan Hipcar, aplikasi rintisan rental mobil, permintaan terhadap kendaraan bermotor di Indonesia diyakini terus meningkat.

Penggunaan MCSS akan menggusur peran perantara dalam industri otomotif, kemungkinan besar akan membuat banyak penagih utang nganggur. Kendaraan yang menunggak hutang kerap menjadi pemicu berbagai insiden kekerasan. Munculnya teknologi pelacakan satelit dan remote control pembunuh mesin jarak jauh bisa mengurangi angka kejahatan yang dipicu masalah utang pembayaran kendaraan bermotor.

MCSS menggunakan koneksi mobile berkecepatan rendah, mirip seperti yang digunakan ponsel pintar, sehingga bisa diupdate saban pemilik kendaraan membayar cicilannya tepat waktu.

MCCS telah dioptimalkan untuk mengakomodasi penggunaannya di pasar mobil domestik Jepang. Kini, MCSS bisa gunakan untuk memastikan keamanan mobil dan mereka data asuransi mobil. Namun, dengan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara, perusahaan pembuat MCSS akan meningkatkan kemampuan produknya untuk beradaptasi dengan syarat-syarat kredit kendaraan yang pelik.

Jika kalian terbiasa telat bayar cicilan mobil, kayaknya harus mulai berpikir dua kali deh.

More VICE
Vice Channels