Iklan
perdagangan manusia

Skandal di Korsel: Janjinya Berkarir Sebagai Bintang K-Pop, Malah Jadi Pekerja Seks

Pelaku penipuan itu langsung menyita paspor dan membatalkan penerbangan pulang beberapa perempuan asal Brasil yang bermimpi bisa jadi bintang industri musik.

oleh Meera Navlakha; Diterjemahkan oleh Jade Poa
06 September 2019, 4:29am

Foto ilustrasi kawasan belanja Korsel oleh Robson Hatsukami Morgan via Unsplash.  

Peluang menjadi bintang K-Pop sulit ditolak bagi jutaan penggemar kebudayaan populer Korea di seluruh dunia. Namun, impian ini menyebabkan tujuh perempuan Brasil jadi korban perdagangan manusia. Mereka dipaksa bekerja sebagai pekerja seks di Korea Selatan.

Perempuan-perempuan tersebut, berusia antara 20an hingga 30an, dihubungi laki-laki tidak dikenal melalui media sosial. Dia menawari mereka terbang ke Korea Selatan gratis, sebagaimana dilansir CNN. Para perempuan dijanjikan akan menjadi model atau bintang K-pop. Akibat iming-iming itu, mereka memberanikan diri terbang 17.600 kilometer dari tanah airnya.

Saat tiba di Korsel, paspor mereka rupanya langsung disita laki-laki tersebut. Penerbangan pulang mereka juga dibatalkan. Menurut laporan polisi, si lelaki dan rekan penculik lain mengatakan kepada para perempuan bahwa mereka harus bekerja sebagai pekerja seks sampai mereka sanggup melunasi harga tiket pesawat ke Korsel. Para korban dipindahkan ke rumah di kawasan Ilsan and Paju, lalu dijual masing-masing ke bordil dengan harga 2 juta won (setara Rp23,6 juta).

Kepolisian Korsel pertama kali mendapat kabar soal isu ini pada Agustus 2019, ketika seorang perempuan menelepon kedutaan Brasil untuk meminta tolong. Anggota kepolisian menggerebek penyedia jasa pijat di Ilsan. Aparat segera menyelamatkan tiga perempuan Brasil di lokasi. Beberapa hari kemudian, polisi menyelamatkan empat perempuan lain dari sebuah rumah di kota Paju.

Polisi mengatakan para perempuan mengalami “trauma.” Aparat Korsel telah menahan lima tersangka yang diduga terlibat dalam sindikat perdagangan manusia tersebut, namun penyidikannya masih berlangsung.

"Kami percaya masih ada sejumlah orang yang terlibat dan mungkin mengenal dalang skenario penipuan ini," kata seorang pejabat kepolisian.

Menurut The Korea Times, para korban kini berada di sebuah rumah penampungan perempuan buruh migran.

K-pop adalah industri senilai US$4,7 miliar (setara Rp66,42 triliun) dan sangat digemari di Brasil. Boyband BTS memanggung untuk sekitar 40.000 penonton saat mengunjungi Brasil Mei tahun ini.


Follow Meera di Twitter dan Instagram .

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.

Tagged:
brasil
K-Pop
Penipuan
Pekerja Seks
Korea Selatan
Prostitusi