Iklan
Perampokan 'Bersenjata'

Lelaki Israel Sukses Merampok Dua Bank Hanya Bersenjatakan Buah Alpukat

Dia berhasil menggondol uang tunai yang totalnya puluhan ribu Shekel, sebelum ketahuan mencuri bermodalkan alpukat sebagai senjata.

oleh Jelisa Castrodale
11 Juni 2019, 7:05am

Ilustrasi buah alpukat via Getty Images 

Selama ini, setiap aksi perampokan bank yang kita saksikan di TV pasti menampilkan para pelaku meneror pengunjung dan staf dengan senjata tajam. Hampir jarang ada yang melakukan kejahatan hanya bermodalkan senjata ala kadarnya. Seperti lelaki asal Israel satu ini, misalnya. Dia cuma pakai alpukat saat membobol bank.

Dilansir dari Times of Israel, lelaki 47 tahun yang tidak diketahui identitasnya memasuki kantor cabang Postal Bank di pusat perbelanjaan Beersheba. Kepada teller, dia menyodorkan catatan salah eja yang meminta agar mereka menyerahkan seluruh uang yang tersimpan di laci.

Sambil menggenggam benda hitam kecil di tangan kanannya, dia mengancam akan “melempar granat ini” kalau sang teller tidak mematuhi suruhannya. Karyawan bank itu pun terpaksa menyerahkan uang tunai sebesar 16.000 Shekel (Rp63,6 juta) kepadanya. Sang perampok langsung keluar dari bank setelah berhasil melancarkan aksinya.

Lima hari kemudian, dia mendatangi kantor cabang Postal Bank lain. Perampok tersebut lagi-lagi membawa benda hitam kecil dan melontarkan ancaman serupa. Kali ini, dia berhasil membawa lari 12.000 Shekel atau setara dengan Rp47,7 juta.

Sialnya, dia membawa ponsel ketika melakukan kejahatan. Walaupun wajahnya telah ditutupi topi lebar, keberadaan lelaki tersebut berhasil dilacak oleh polisi menggunakan data geolokasi dari ponsel. Dia langsung ditahan atas aksinya. Namanya belum dirilis, tetapi polisi telah mengonfirmasi bahwa dia memiliki catatan kriminal. Dia pernah menjalani hukuman tiga tahun penjara atas tuduhan perampokan.

Namun, yang tak disangka-sangka, “granat” tersebut hanyalah alpukat yang telah dicat hitam.

Ini bukan kali pertama perampok membawa buah-buahan sebagai senjata. Pada September 2014, seorang laki-laki di Philadelphia mengantongi pisang di kantong jaketnya saat mencuri di sebuah supermarket. Petugas toko berhasil dikelabui oleh “pistol” pisang itu, dan sang pencuri membawa pulang sejumlah uang tunai dan beberapa bungkus rokok.

Beberapa tahun sebelumnya, masih di Philadelphia, ada lelaki yang “memasukan pisang busuk di celana panjangnya” dan meyakinkan teller bank dia membawa senapan. (Dia sempat berhasil kabur, sebelum akhirnya tertangkap polisi karena tak sengaja menjatuhkan dompet. Polisi menemukan dua KTP dan sebuah kartu Perlindungan Sosial di dalamnya.)

Awal tahun ini, seorang lelaki mencoba mencuri supermarket di Mississauga, Ontario dengan memukuli petugas kasir pakai pisang. Dia kabur setelah gagal mendapatkan uang, dan korbannya tidak terluka sama sekali (cuma ketakutan saja). “Pisangnya agak hancur,” kata Constable Akhil Mooken, juru bicara Kepolisian Daerah Peel, pada waktu itu.

Banyak cara menyalahgunakan buah-buahan, dan bisa dibilang ini adalah cara terburuk yang pernah ada.

Artikel ini pertama kali tayang di MUNCHIES