komik

Dalam Seri Komik Terbaru Marvel, Wolverine Digambarkan Tak Lagi Heteroseksual

Para penggemar ‘X-Men’ tak terima superhero kekar bercakar besi Wolverine digambarkan tertarik sama Cyclops.
05 Maret 2020, 9:53am
Orang cosplay jadi wolverine
Foto: Ollie Millington

Dunia X-Men sejak dulu penuh drama, dan sekarang orientasi seksual Wolverine (Logan) sedang ramai dibicarakan. Dalam komik X-Men #7, superhero bercakar besi itu digambarkan sebagai mutant gay. Fans marah besar melihatnya.

Topiknya sudah lama disinggung, tapi baru kali ini menggemparkan penggemar. Semuanya karena adegan yang mengisyaratkan Logan menjalin hubungan poliamori dengan Cyclops (alias Scott Summers).

Ceritanya X-Men sedang bertapa di pulau bulan Krakoa, dan di sana digambarkan kamar tidur Logan terhubung dengan kamar Scott dan Jean Grey. Mereka berdua membicarakan bulu tubuh Logan sambil memandangi langit. Scott bilang “pasti gerah pakai selimut saking lebatnya.” Logan kemudian ngomongin Jean Grey pakai bikini—yang dijawab “Scott pakai Speedo”. Logan menanggapi, "Heh. Enggak ada yang bisa nolak kalau itu mah."

Penggemar yakin adegan tersebut menyiratkan Wolverine gay dan naksir mantan musuh bebuyutannya, Cyclops. Mereka percaya penulis bermaksud menunjukkan Logan memiliki hubungan panas dengan Jean Grey dan Cyclops. Para homofobik dan puritan langsung meluapkan kekesalan mereka di Twitter dan forum-forum internet. Mereka tak terima superhero macho Marvel sukanya sama laki-laki.

“#SJW enggak bisa bikin konten asli yang disukai penggemar karena mereka sudah terkontaminasi hal-hal jahat. Sekarang mereka bikin karakter paling legendaris sepanjang masa, #Wolverine, gay. Kurang jahat apalagi, tuh? Udah kek, stop!” bunyi twit seorang pengguna.

“Seburuk-buruknya #dccomics, enggak ada yang separah #marvel bikin Cyclops dan Wolverine gay. Dasar bego. Bisanya merusak komik aja,” bunyi twit netizen lain.

Selain itu, ada juga yang enggak merasa Wolverine gay. Menurut mereka, “Orang heteroseksual juga ada yang ngobrol kayak Cyclops dan Wolverine. Aku sering ngomong begitu ke sesama teman cowok. Kita enggak perlu jadi gay untuk memuji cowok lain.”

Setuju. Wolverine bisa saja cuma bercanda, dan laki-laki mungkin suka memuji teman sesama jenisnya terlepas dari orientasi seksual mereka. Akan tetapi, ini pertama kalinya ada tanda-tanda Wolverine gay di dunia X-Men. Hal ini menandakan pandangan lebih inklusif bagi para pencipta komik. Adegan tersebut menunjukkan keintiman di antara mereka. Bukan cuma dari jarak kamar yang dekat saja, tapi juga dari percakapannya. Mengingat Wolverine dan Hercules pernah ciuman di alternate universe dalam komik X-Men lain, jadi bukan hal aneh kalau Wolverine, Cyclops, dan Jean Grey menjalani hubungan poliamori.

Komikus Jonathan Hickman belum menanggapi kecaman yang ditujukan kepadanya. Dia juga belum menjawab pertanyaan VICE.

Penggemar komik dan kartun klasik tampaknya memang kurang suka melihat karakter lebih beragam, apalagi kalau sudah menyangkut orientasi seksual dan ras. Ketika Disney mengumumkan aktris kulit hitam Halle Bailey sebagai pemeran Ariel dalam film remake The Little Mermaid, fans mengkritik Disney habis-habisan. Walaupun Ariel dan Wolverine bukan manusia dan hanya karakter fiktif, beberapa penggemar bersikukuh menolak perubahan yang dapat memberikan representasi lebih beragam. Mereka ingin karakter kesayangannya tetap sama seperti yang mereka lihat sejak kecil.

Karakter Wolverine yang sexually fluid bisa memberikan udara segar dalam industri komik, dan memperbesar peluang kemunculan karakter LGBTQ+ di waralaba hiburan mainstream. Lagi pula, apa salahnya jika karakter penting dalam komik adalah seorang gay? Bukankah ini justru membuat penggemar merasa lebih terwakili?

Satu hal yang pasti, Wolverine suka melihat Scott pakai Speedo—enggak peduli dengan seksualitasnya yang ambigu. Kalian enggak suka? Tinggal tutup komiknya atau lewati halamannya. Gitu aja repot.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.