Vice News Tonight

Pandemi Corona Merenggut Seremoni Wisuda Mahasiswa Pelopor Kuliah di Keluarganya

Acara wisuda biasanya dirayakan penuh sukacita bersama keluarga, tapi kini hanya diumumkan lewat telepon dan panggilan video saja.
29 Mei 2020, 6:43am

Angkatan 2020 menjadi lulusan paling menyedihkan. Bagaimana tidak? Semua kerja keras mereka mempersiapkan Ujian Nasional dan sidang skripsi tak ada artinya. Hancur karena virus corona. Momen wisuda yang sudah ditunggu-tunggu pun dibatalkan. Acara yang biasanya dirayakan bersama keluarga dan teman terdekat, kini dilangsungkan dari rumah masing-masing lewat konferensi video.

Orang tua Tomás Mier telah mempersiapkan pesta kelulusan yang akan dihadiri 200 orang. Aron Abrahams gagal berlibur ke Eritrea bersama orang tua dan keluarga besarnya. Hari yang paling ditunggu-tunggu ibu Maxine Philavong sejak satu tahun lalu kandas begitu saja.

Mereka kini menyaksikan upacara wisuda dari sofa, dan melempar topi ke langit-langit rumah.

“Ibu tidak bisa berhenti nangis, Max,” Yuppadee Bowers memberi tahu putrinya Maxine lewat telepon. “Ibu sedih tidak bisa merayakannya bersamamu. Tapi ibu bangga banget sama kamu.” Maxine adalah orang pertama yang lulus dari perguruan tinggi di keluarganya.

Selain menodai kebahagiaan, pandemi COVID-19 juga mengubah masa depan para lulusan. Mereka akan dihadapkan pada pasar tenaga kerja terburuk sepanjang abad.

VICE News menilik seperti apa rasanya menjadi pelajar yang lulus di tengah pandemi, dan bagaimana keluarga mengisi kekosongan dari perayaan yang dibatalkan.

Simak dokumenter kami soal wisuda yang kini tak bisa lagi digelar lewat tautan di awal artikel

Artikel ini pertama kali tayang di VICE News