TV

Kami Tanya Dokter, Cari Tahu Alasan Mata Michael Jordan di Film 'The Last Dance' Kuning

Warna bola mata sang legenda basket di dokumenter Chicago Bulls itu bikin khawatir penggemar di seluruh dunia. Mata kuning Jordan sampai jadi tema diskusi viral di medsos.

oleh Koh Ewe
13 Mei 2020, 6:58am

Michael Jordan saat diwawancarai nampak matanya berwarna kuning. Cuplikan gambar dari arsip dokumenter 'The Last Dance'/Netflix.  

Seri dokumenter basket The Last Dance memasuki episode ke-8. Cerita jatuh bangun Chicago Bulls di era 90'an ini merupakan tontontan yang amat menyenangkan untuk mengisi waktu luang para penggemar NBA selama pandemi. Terutama, buat kalian yang jatuh cinta pada Basket berkat trio legendaris Michael Jordan, Scottie Pippen, dan Dennis Rodman.

Dokumenter kolaborasi ESPN dan Netflix ini rencananya terdiri dari 10 episode, dipungkasi dengan detail keberhasilan Bulls di musim 1997-1998 meraih lima cincin juara beruntun.

Semua sosok yang berperan dalam kejayaan Bulls diwawancarai oleh tim produksi, termasuk tentu saja Michael Jordan, pebasket yang disebut-sebut terbaik sepanjang sejarah. Namun, dalam beberapa episode terakhir The Last Dance, penonton bukan sekadar melihat Jordan melakukan airwalk, slam dunk, serta mengenang pertandingan paling berkesan. Banyak orang Mengamati satu fakta mengkhawatirkan: kondisi fisik Jordan tampaknya tidak baik-baik saja. Bola matanya tampak sangat berair dan berwarna kuning.

Mata kuning itu muncul berulang kali dan terlihat jelas tiap kali wajah Jordan di-zoom atau direkam pakai format close up. Mata kuning Jordan, akhirnya, jadi pembahasan para penggemar basket di media sosial, termasuk di forum diskusi Reddit. Isu pun berkembang liar. Bola mata berwarna kuning seringkali dikaitkan dengan kegagalan fungsi hati di tubuh. Apakah Jordan kena penyakit liver atau hepatitis?

Merujuk keterangan medis standar, yang bisa kita googling, bola mata berwarna kuning biasanya akibat penumpukan bilirubin. Kondisi ini seringkali muncul dipicu penyakit seperti hepatitis, kencing batu atau gangguan empedu, hingga kanker. Seram sekali.

Jordan padahal, selama beberapa tahun terakhir, tidak pernah terdengar mengidap penyakit tertentu. Lelaki 57 tahun ini juga sama sekali tidak ditanya oleh tim produksi The Last Dance soal matanya yang kuning.

Namun, sebagian penggemar basket tidak terlalu khawatir. Ada yang bilang mata Jordan memang sudah sering kekuning-kuningan sejak era 2000-an. Sampai ada yang memberi bukti video yang menampilkan warna bola matanya.

Karena penasaran, kami meminta Dr Val Phua, spesialis mata di Eagle Eye Centre Singapura, untuk menganalisis kondisi mata sang superstar basket. Apakah mata kekuningan seperti itu normal? Atau menurut dokter, Jordan perlu segera memeriksakan kesehatan livernya?

"Kalau sampai berwarna kuning, siapapun itu harus khawatir. Mata manusia normal tidak pernah bisa jadi kuning secara alamiah," kata Phua kepada VICE. "Apabila tidak ditangani dengan cepat, saya khawatir bisa muncul gangguan penglihatan, bahkan risiko kebutaan."

Menurut Phua, bukan warnanya yang harus dipikirkan. Sebab, gejala yang muncul bisa juga kemerahan atau malah putih pucat. Biang masalah yang sebenarnya adalah kenapa mata seseorang bisa jadi berwarna tidak lazim. Phua bilang, kemungkinan terbesar munculnya warna tak lazim itu dikarenakan gangguan pterygium (tumbuhnya selaput di bagian bola putih mata), pinguecula (munculnya benjolan bening di sepanjang kelopak), uveitis (peradangan di lapisan tengah mata), atau endophthalmitis (peradagangan berat dialami kornea dan koroid).

"Tiap gangguan itu dipengaruhi penyebab yang berbeda-beda, termasuk dalam metode menanganinya," tandasnya.

Jika hanya bisa berkaca pada rekaman video The Last Dance menurut Phua kira-kira apa diagnosis kondisi mata Jodan?

"Kalau berkaca pada yang terlihat di dokumenter itu, Jordan sepertinya mengalami gejala penyakit kuning. Kemungkinan terbesar lainnya adalah indikasi pinguecula, sehingga selaputnya berubah warna," kata Phua. "Perubahan selaput bening jadi kekuning-kuningan itu, dalam banyak kasus, memang lebih nampak di pasien berkulit gelap dibanding yang berkulit terang."

Namun, ada satu informasi tambahan yang perlu kita ingat. Berdasarkan data Asosiasi Dokter Mata Amerika Serikat, perubahan warna selaput mata cukup sering dialami komunitas etnis Afrika-Amerika. Itu disebabkan perubahan pigmen melanin di permukaan mata etnis ini.

Phua mengingatkan, identifikasi lewat rekaman bukan diagnosis betulan. Bisa saja penilaiannya keliru. Karena itulah, menurut Phua, solusi terbaik tetap Jordan datang ke dokter dan memeriksakan matanya.

Sampai Jordan berkomentar terbuka soal matanya yang kekuningan, spekulasi akan terus muncul. Jadi, siap-siap ya, topik mata kuning ini masih akan terus seliweran di medsos beberapa waktu ke depan.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Asia

Tagged:
Basketball
Netflix
nba
Michael Jordan
Basket
dokumenter
Olahragawan
Konten Viral
The Last Dance
Pebasket Legendaris