Iklan
The VICE Morning Bulletin

Buletin Pagi VICE: Penembakan Massal Sekolah (Kesekian) di AS, Serta Gempa dari Banten Hingga Alaska

Gempa ternyata juga mengguncang Alaska selain Jakarta kemarin. Ada pula rangkuman berita penting dari luar negeri untuk kalian menemani aktivitas hari ini.

oleh VICE Staff
23 Januari 2018, 11:30pm

Foto lokasi penembakan massal di SMA Kentucky, AS oleh Associated Press via VICE News.

Kabar Seputar Dunia

Gempa Terjadi Nyaris Berurutan di Banten dan Alaska
Gempa Selasa (23/1) pukul 13.34 WIB dirasakan penduduk Banten, DKI Jakarta, dan sebagian Jawa Barat. Lindu itu berkekuatan 6,1 SR, berpusat di Samudera Hindia dengan kedalaman 64 km, berjarak 43 km barat daya Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kerusakan terparah justru dialami penduduk Jabar, terutama di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Ratusan rumah rusak, dan lebih dari lima orang dilaporkan luka berat. Sekira tiga jam sebelumnya, gempa berkekuatan 7,9 SR lebih dulu melanda Alaska. Muncul peringatan tsunami, terutama kepada penduduk Pulau Kodiak.—BBC Indonesia

Penembakan Massal Kembali Dialami AS, Kali Ini Menimpa SMA Kentucky
Dilaporkan satu pelajar tewas, sementara tujuh lainnya luka dalam insiden penembakan massal menimpa SMA Marshall County, Negara Bagian Kentucky, Amerika Serikat. Ini insiden penembakan pertama memasuki 2018, namun menjadi penambah daftar kelam tragedi kekerasan bersenjata yang berulang kali dialami sekolah di Negeri Paman Sam. Polisi dilaporkan berhasil menangkap pelaku, yang ditengarai beraksi sendirian. Belum jelas apa motif pelaku menembaki pelajar saat jam sekolah belum mulai. —VICE News

Longsor Salju Menghantam Tempat Wisata di Jepang Akibat Gunung Meletus
Dilaporkan satu tentara Jepang tewas, sementara 12 orang lainnya luka-luka akibat longsoran salju menimpa resor ski di Gunma. Bencana ini terjadi, dipicu letusan Gunung Api Kusatsu-Shirane, Selasa (23/1) pagi waktu setempat. Kawasan ini merupakan salah satu resor ski tujuan turis domestik.—The Guardian

Panorama Alaska. Foto oleh the Asahi Shimbun via Getty Images

Korsel Resmi Melarang Perdagangan Bitcoin Trading Anonim
Otoritas Keuangan Korea Selatan mengumukan pelarangan transaksi Bitcoin tanpa identitas jelas dari investornya. Aturan ini berlaku di awal pekan ke-4 Januari 2018. Investor mata uang kripto itu wajib mencantumkan KTP dalam setiap transaksi. Korsel beralasan ingin menutup celah pencucian uang dengan dalih investasi Bitcoin. Pedagang maupun pembeli mata uang virtual juga dibatasi hanya untuk warga negara Korsel. Negeri Ginseng selama ini menjadi salah satu pusat perdagangan Bitcoin terbesar dunia, selain Tiongkok dan Jepang. —BBC News

Kabar Menarik Lainnya

'The Shape of Water' Pimpin Nominasi Oscar 2018
Seperti diprediksi sebelumnya, film 'The Shape of Water' dan 'Three Billboards Outside Ebbing, Missouri' memimpin dalam nominasi penghargaan Academy Awards 2018. Namun banyak kejutan muncul, seperti masuknya film superhero 'Logan' dalam penghargaan kategori skenario adaptasi terbaik, tak masuknya Steven Spielberg atau Martin McDonagh di kategori sutradara, dan akhirnya ada sosok perempuan pertama kalinya masuk nominasi sinematografi terbaik. —The Independent

Slayer Mengumumkan Tur Konser Terakhir Sebelum Pensiun
Legenda trash metal dunia, Slayer, tampaknya akan pensiun dari aktivitas panggung. Dalam video di Youtube berjudul “The End of Days Is Near”, manajemen band itu menyebut rangkaian tur 2018 adalah yang terakhir bagi mereka. Tidak jelas apakah Slayer juga bakal berhenti merilis materi baru.—Noisey

Valuasi Netflix Untuk Pertama Kalinya Melewati US$100 Miliar
Perusahaan penyedia jasa streaming film dan televisi Netflix berhasil membukukan catatan menggembirakan sepanjang 2017. Pemasukan mereka mencapai US$11 miliar hingga triwulan IV tahun lalu. Jumlah pelanggan di seluruh dunia juga mencapai lebih dari 117 juta orang, meningkat 8 juta dibanding periode sebelumnya. Atas capaian tersebut perusahaan dan analis mengklaim Netflix kini memiliki valuasi lebih dari US$100 miliar, terbesar dalam sejarah bisnis streaming. —Bloomberg