Iklan
seni dan fotografi

Saking Kerennya, Foto-Foto Ini Terlihat Seperti Lukisan

Seniman Belanda Jasper de Beijer membuat dan memotret diorama peristiwa bersejarah untuk menciptakan karya seni sureal.

oleh Beckett Mufson
28 September 2018, 8:30am

Karya seniman berbasis Amsterdam Jasper de Beije yang berupa interpretasi peristiwa-peristiwa bersejarah (misalnya pengepunagn Waco pada 1993) membuat kita bertanya-tanya: itu foto atau lukisan, sih?

Ternyata itu bukan lukisan ataupun ilustrasi, melainkan model 3D yang ditata sedemikian rupa. Rangkaian foto ini disebut Mr. Knight’s World Band Receiver, merujuk pada Christopher Knight, yang mengabaikan masyarakat pada 1986 saat usianya 20 tahun, untuk kemudian tinggal di hutan di Maine selama 27 tahun tanpa akses ke media kecuali radio transistor.

De Beijer memikirkan bagaimana Knight membayangkan peristiwa nasional seperti situasi Waco, dan mencoba menerjemahkannya ke dalam foto-foto surreal ini. Dia juga membayangkan Unabomber, gempa bumi dan tsunami Indian Ocean pada 2004, genosida di Rwanda, dan Badai Katrina di New Orleans, dengan hanya menggunakan referensi dari laporan-laporan tertulis. Setiap karyanya dinamakan dengan tanggal tiap-tiap peristiwa penting.

4-3-1996 (dari ‘Mr. Knight’s World Band Receiver’), 2014 C-Print 42.5” x 43” | 108 x 110 cm edisi 1/7

“Gambar-gambar hasil dari pendekatan ini, dibuat sebagai tanggapan terhadap lebih banyak peristiwa ikonik dalam sejarah baru-baru ini yang secara subyektif unik,” bunyi keterangan pada situs web de Beijer. “Gambar-gambar itu bisa dengan mudah mengaitkan cerita yang sama sekali berbeda: cetakan biru dari realitas alternatif. Seperti arus kesadaran yang terus-menerus membentur dalam pikiran kita, mereka adalah artefak-artefak dunia batin yang kadang-kadang tampak nyaris acak—atau malah sepenuhnya pribadi, dalam setiap aspek.”

Keserakahan Knight berakhir ketika dia ditangkap mencuri barang-barang dari rumah liburan terdekat, kebiasaan yang membantunya bertahan selama tiga dekade hidup dalam isolasi. Media menjadi terpesona oleh sosok-sosok yang menghindari media selama bertahun-tahun, seperti halnya de Beijer. Untuk memproses cerita Knight, pendekatannya menggunakan pemikiran dan empati, memungkinkan audiens untuk merenungkan prospek meninggalkan budaya visual kita tanpa mengusik kehidupan pribadi seorang laki-laki yang benar-benar melakukan segala yang dia bisa untuk menjauh dari orang-orang.

12-26-2004 (dari ‘Mr. Knight's World Band Receiver’), 2014 C-Print 45.25” x 71” | 115 x 180 cm edisi 7/7

12-26-2004 tahap pembuatan (dari 'Mr. Knight's World Band Receiver’), 2014 C-Print 45.25” x 71” | 115 x 180 cm edisi 7/7

4-6-1994 (dari ‘Mr. Knight's World Band Receiver’), 2014 C-Print 47.25” X 33.5” | 120 x 85 cm edisi 1/7

4-6-1994 tahap pembuatan (dari 'Mr. Knight's World Band Receiver’), 2014 C-Print 47.25” X 33.5” | 120 x 85 cm edisi 1/7

8-29-2005 (dari ‘Mr. Knight’s World Band Receiver’), 2014 C-Print 55” x 71” | 140 x 180 edisi 2/7

8-29-2005 Process (dari ‘Mr. Knight’s World Band Receiver’), 2014 C-Print 55” x 71” | 140 x 180 edisi 2/7

Simak karya-karya Jasper de Beijer lainnya di situsnya.