Serba-Serbi Donat

Dinilai Terlalu Seram, Donat Pikachu Ditarik dari Pasaran di Jepang

Kalian pikir penampakan Pikachu di film 'Detective Pikachu' nyeremin? Pikir ulang deh habis lihat bentuk donat Pikachu dari Jepang ini.

oleh Bettina Makalintal
19 November 2018, 3:52am

Kolase foto oleh MUNCHIES Staff, dikumpulkan via Twitter 

Sori kalau pendapat ini agak kontroversial, menurut saya penampilan Pikachu berbulu sebenarnya cute banget-nget deh. Tapi, kalau kalian belum menentukan berada di pihak mana, tonton dulu deh trailer film Detective Pikachu yang pekan lalu membelah pengguna Twitter jadi dua kelompok besar.

Di satu sisi, ada yang berpendapat bahwa Pikachu berbulu amat menjijikan. Sementara separuh pengguna Twitter lainnya berkukuh bilang monster mungil berwarna kuning itu justru cute abis ketika punya bulu-bulu. (Pastinya enggak semua pokemon diberi bulu otomatis jadi cute. Contoh aja nih, saya pasti eneg lihat Jigglypuff dikasih bulu).

Namun, seunik apapun tampilan Pikachu di film tersebut, kedua pihak yang kemarin berseteru gara-gara trailer film sepakat bahwa pikachu versi detektif kalah seram dari varian Pikachu lainnya. Ikon Pokemon itu dicetak dalam bentuk donat dan nyeremin abis hasilnya. Beneran deh, bukannya bikin kamu gemes dan terpancing melahapnya, donat Pikachu kayaknya bakal bikin perut kita eneg.

Mudah ditebak, donat Pikachu berasal dari Jepang, negeri yang sering menghasilkan makanan-makanan dengan bentuk lucu dan menggemaskan. Sayang kali ini hasil akhir donat tersebut jauh dari kesan imut. Yang ada konsumen mendapat tampang Pikachu mengerikan dan melotot seperti tercetak di donatnya. Donat seram ini dijajakan jaringan Mister Donut, salah satu waralaba makanan paling populer di Negeri Matahari Terbit.

Sebenarnya, ada beberapa variasi bentuk donat Pikachu. Sebagian masih sedap dipandang mata—atau lucu ajalah gitu. Sayangnya, mayoritas donat tadi ketika difoto terasa... duh gimana ya bilangnya. Lihat lagi deh di fotonya seperti di bawah ini.

Seperti yang dilansir SoraNews24, donat tersebut akhirnya tak laku, sebab pelanggan enggan menyentuhnya. Rupanya, menurut pelanggan di Jepang, donat Pikachu ini dianggap kurang memenuhi kriteria makanan penutup yang kawaii. Kekecewaaan konsumen beralasan banget kok. Nih, saya jajarkan ekspektasi akan bentuk donat Pikachu dan kenyataan yang diterima pelanggan Mister Donut.

Seperti yang ditunjukkan oleh seorang pengguna Twitter, masalah utama donat ini adalah adonan matanya. Tambahan titik putih di kedua mata monster lucu ini bikin Pikachu kelihatan menyeramkan atau malah kayak monster teler. Untung, kelucuan Pikachu tak sepenuhnya hilang kok. Coba lihat donat ini dari atas atau bawah, bentuknya jadi lucu lagi.

Seyogianya, donat ini Pikachu ini baru akan dijual di pasaran Jepang 16 November lalu, tapi sebagian toko menjual duluan di titik-titik tertentu per 9 November. Semestinya, selang waktu seminggu itu bisa dimanfaatkan oleh pembuat donat itu untuk merapikan ciptaannya. Sayang pihak perusahaan kayaknya tak ada yang berpikir seperti itu.

Saat ini, Mister Donat sudah menarik donat Pikachu dari pasaran. Konon, waralaba satu ini ingin meningkatkan kontrol kualitas produk terbarunya. Menurut saya sih, kebijakan ini agak disayangkan. Walaupun bentuknya horor, mulut saya kayaknya masih mau menampung donat Pikachu seram itu—terutama pas kelaparan.

Artikel ini pertama kali tayang di MUNCHIES

Tagged:
kawaii
Pikachu
Pokemon
донат
Jepang
Jajanan
Mister Donat