Mitos Seputar Seks

Investigasi Kecil-Kecilan: Butuh Makan Berapa Tiram Supaya Kita Jadi Horni?

Sedikit bocoran nih, rumor tiram sanggup bikin manusia birahi itu ternyata lumayan "akurat" saudara-saudara sekalian.

oleh Laura Roscioli
26 Juni 2019, 11:04am

Semua foto eksperimen makan tiram ini oleh Celeste De Clario.

Beberapa minggu lalu, aku kencan sama laki-laki ganteng yang enggak demen seafood. Aku memesan selusin tiram dan dia menolak mencicipi satupun. Aku terus melahap tiram sambil dilihatin laki-laki ini berekspresi jijik sekaligus kagum, sampai akhirnya aku tanyain si doi.

"Kenapa sih?" aku tanya sambil ngunyah.

"Kamu tahu kan, makan tiram bisa bikin horni?"

Aku cuek aja dan memutuskan enggak bakal meniduri dia malam itu. Tapi aku jadi penasaran sama omongannya. Malam itu juga, aku pulang dan mulai browsing di Google, "benarkah tiram bisa bikin horni?"

Aku enggak menemukan jawaban pasti. Ternyata tiram kaya sama zat seng, yang mendukung produksi testosteron dan meningkatkan libido laki-laki ataupun perempuan, Tetapi selain fakta itu, sebagian besar informasi lainnya seputar tiram dan birahi manusia enggak terkesan ilmiah.

Oleh karena itu, atas nama ilmu pengetahuan, aku memutuskan bakal makan tiram selama seminggu penuh. Rencananya aku harus makan semakin banyak tiram setiap hari, pada jam makan siang. Selain itu, hidupku berjalan seperti biasa aja. Aku pun mencatat libidoku, buat mencari tahu apakah ada korelasi antara tiram dan peningkatan birahi. kalau iya, berapa tiram yang harus dimakan sampai merasa sange berat? Nah begini hasil eksperimen kecil-kecilan yang kulakukan:

1561387384669-IMG_0497
Semua foto oleh Celeste De Clario

Senin: Satu Tiram

Aku mulai eksperimen ini dengan makan satu tiram, yang jelas enggak bikin kenyang ataupun meningkatkan libido. Aku bekerja di bar dengan mayoritas pelanggan lelaki metroseksual wangi yang pakai sepatu mahal. Hari itu aku masuk kerja kayak biasa, tapi aku enggak merasa efek apa-apa. Seperti biasa, ada pelanggan yang main mata sama aku, tapi aku lebih tertarik sama sepatu mereka ketimbang orangnya.

Di hari itu, aku menemukan referensi pertama mengaitkan tiram dan libido. Ternyata mitos ini berasal dari era Kaisar Roma Aulus Vitellius, yang dikabarkan mengkonsumsi 1.200 tiram di sebuah acara makan malam pada tahun 69 AD. Mitos tiram ini makin mencuat gara-gara cerita Giacomo Casanova, petualang asal Venesia. Menurut buku hariannya, Casanova—sang playboy legendaris— melahap lusinan tiram buat sarapan, konon karena bisa jadi bahan afrodisiak. Dia bahkan menulis tips menggunakan tiram buat menggoda perempuan:

"Saya meletakkan kerang di bibirnya, dan setelah dia tertawa, menghisap tiramnya dan menahannya antara kedua bibirnya. Saya menariknya kembali dengan ciuman…"

1561388204379-IMG_0372

Selasa: Dua Tiram

Cuaca hari Selasa itu bikin bete. Aku merasa kesel dan hormonku kacau. Jadi aku buru-buru pergi ke sebuah bar buat minum alkohol sambil makan tiram. Bartender bar memberi nomor ponselnya kepadaku, goda-goda imut gitu. Emang boleh ya tindakan kayak gitu di tempat kerja? Bagaimanapun juga, aku merasa lebih tenang pas pulang, tapi aku enggak bisa menentukan apa yang bikin suasana hatiku tiba-tiba membaik: alkohol, punya nomor ponsel sang bartender yang lumayan ganteng, atau dua tiram.

Malam itu, aku menghadiri acara ulang tahun temanku. Di sana, aku mencium mantanku. Kami masih punya teman-teman sama, tapi aku enggak sangka bakalan ketemu dia. Pas kami putus, hubungan agak kacau, dan sejak itu aku enggak pernah tertarik lagi sama dia secara seksual. Tapi akhirnya, pas kami berdua reuni lagi, kami memutuskan bersenggama karena dia kelihatan cakep dan aku lagi nafsu banget. Aku tahu bakalan ada drama karena meniduri mantan. Tapi sudah terlanjur. Mau gimana lagi. Apakah tindakanku itu karena efek makan dua tiram?

1561387580069-solo-champagne-day-three

Rabu: Empat Tiram

Hari ini aku ngobrol bareng Emily Currie, pakar gizi dan kandungan makanan dari klinik RDNS di Kota Adelaide, Australia. Menurut Emily, asosiasi antara rangsangan dan tiram bergantung pada suasana hati. Bukti adanya efek farmakologis dari tiram terhadap birahi manusia sebetulnya minim.

"Asosiasi makanan ini sangat berpengaruh," katanya. "Nilai, rasa, tekstur, penampilan, dan status makanan ini akan mempengaruhi rangsangan yang kemungkinan dialami."

Emily menegaskan beberapa hal yang harus kita pertimbangkan untuk memahami mitos tiram sebagai pembangkit gairah seks: terutama, karena wujud tiram sekilas seperti vagina. Lipatan kulit lembut dan mutiara merupakan perbandingan yang pas banget. Apalagi, tiram tergolong makanan mahal. Mungkin karena sifat-sifat ini aku merasa horni ketika makan tiram.

1561388364889-oyster-shucking-2


"Kita menikmati makanan mahal ketika kita melihat nilai dan status makanan tersebut," kata Emily. "Dan kalau kita menikmati makanannya, pengalamannya menjadi lebih enak dan lebih mudah dinikmati."

Berpegang pada obrolan itu, aku lalu pergi ke bar buat makan empat tiram sambil minum sedikit champagne. Suasana hatiku baik-baik saja. Enggak horni sih; pokoknya aku lagi pengin minum champagne sambil baca buku. Tapi tiba-tiba muncul laki-laki yang kusukai. Aku menyuruhnya duduk di sebelahku, terus kita mabuk-mabukan bareng.

Akhirnya kita cium-ciuman sampai aku nafsu banget… tapi kami enggak bersenggama. Padahal pengin banget. Aneh....

1561387634695-eating-at-the-market-day-4

Kamis: Delapan Tiram

Aku pergi ke pasar dan membeli sebungkus tiram. Rasanya enak dan segar banget. Tapi aku pengar gara-gara mabuk malam sebelumnya. Aku pulang sambil memikirkan seks sebagai solusi hangover, tapi lagi enggak pengin aja. Kamis jadi hari paling mengecewakan selama aku menjalani eksperimen ini.

1561387687349-favourite-photo-article-photo_

Jumat: 16 Tiram

Ternyata efek tiram beda-beda tergantung suasana hati. Kalau pikiranku lagi optimis, tiram bisa membuatku lumayan terangsang. Tapi kalau suasana hatiku lagi buruk, tiram bagiku cuma sekadar makanan lezat dan enggak bikin aku merasa seksi.

Suasana hatiku di hari Jumat enggak terlalu bagus, makanya aku pergi ke bar buat minum-minum dan makan 16 tiram. Entah kenapa, aku baru sadar barnya penuh laki-laki. Aku kenal semuanya, tapi aku enggak mengundang mereka ke sana. Mereka kayak… muncul tiba-tiba gitu. Ketika mengedarkan pandangan ke sekeliling, aku enggak merasakan apa-apa.

Aku menatap sepiring cangkang tiram yang sudah kosong dengan hampa. Aku enggak merasakan hasrat seksual, enggak kepingin mencium orang, dan tubuhku enggak ada sensasi geli-geli merinding sama sekali. Dari situ, aku memutuskan kalau efek tiram sangat tergantung pada emosi yang sudah ada. Tanpa suasana hati itu, mereka enggak efektif sama sekali.

1561387733456-drinking-coffee-before-oysters-any-day

Sabtu: 32 Tiram

Aku enggak sempat sarapan, jadi 32 tiram adalah makanan pertama yang kusantap hari itu. Seriusan. Aku memakannya di taman, dan jujur saja aku enek. Tiramnya terlalu segar. Aku butuh topping untuk menghilangkan rasa asinnya, dan langsung pulang buat rebahan. Ajaibnya, gairah seksku mendadak tinggi waktu aku sedang bobo cantik.

1561387770220-day-7-oyster-juice-on-chin

Aku mimpi basah. Dalam mimpiku, aku berguling-guling di padang pasir sambil telanjang. Aku juga asyik bercumbu dengan orang yang tak kukenal. Orang itu berulang kali ngomong kalau aku terasa seperti tiram. Aku terjaga dan siap bersenang-senang.

Saat sedang kerja di bar, ada dua orang yang memberikan nomor mereka kepadaku. Ujung-ujungnya, aku berhasil tidur bareng sama gebetan yang aku sukai dari beberapa minggu lalu. (Orang yang kuceritakan Rabu kemarin). Sumpah. Asli ini gila banget. Aku sudah lama memikirkan dia, dan bisa bersenggama dengannya dalam hitungan hari. Tentunya ini bukan kebetulan doang. Ini adalah seks terhebat yang pernah kualami dalam beberapa bulan terakhir. Aku merasa lelah, puas, dan lebih bebas.

1561387968472-IMG_0920

Minggu: Banyak banget tapi enggak sampai 64 karena aku udah mual

Aku masih horni pas bangun tidur. Saat berbaring di kasur, aku memikirkan kembali semua yang terjadi satu minggu ini. Aku lebih sering sange daripada hari-hari lain. Aku terlalu sering memikirkan tentang tiram dan kandungan nutrisinya, yang pada akhirnya membuatku terangsang karena memikirkan tubuhku sendiri. Secara umum, aku rasa aku lebih outgoing waktu kepingin ngewe, sehingga aku bisa sering-sering berhubungan intim.

Di hari Minggu ini, aku enggak sanggup menghabiskan segunung tiram karena mual. Aku jadi gampang nafsuan, makanya aku pergi ke pub buat minum-minum. Aku lagi-lagi menghabiskan malam bersama gebetan.

Aku sedang menjomblo, jadi susah kalau harus mengukur jumlah rata-rata seks yang kumiliki setiap minggunya. Jumlahnya sangat beragam. Dalam eksperimen makan tiram, aku tiga kali bersenggama dengan dua orang berbeda. Aku enggak akan menyebutnya rekor, karena aku pernah melakukan lebih banyak sebelumnya. Lagi pula, eksperimen ini bukanlah tantangan untuk sering ngeseks, tetapi untuk melihat seberapa sange diriku setelah makan tiram. Kalau kupikir-pikir lagi sekarang, eksperimen ini kejam tapi berhasil. Aku mudah terangsang hampir setiap hari.

Dari sini, aku percaya kalau tiram adalah afrodisiak, asalkan kamu menyantapnya dalam jumlah banyak. Aku sarankan sih makan lebih dari 16 tiram kalau ingin merasakan efeknya. Semakin banyak tiram, semakin besar juga gairahmu buat ngewe.


Follow Laura di Instagram

Semua foto oleh Celeste De Clario. Kalian bisa follow dia di Instagram

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia