The VICE Guide to Right Now

Kumpulan Foto Surreal Letusan Gunung Taal di Filipina

Gunung berapi paling aktif kedua di Filipina baru saja meletus akhir pekan lalu, membuat ribuan warga dievakuasi. Erupsinya tak henti menyemburkan abu dan lava.

oleh Lia Savillo
14 Januari 2020, 6:28am

Gunung berapi paling aktif kedua di Filipina baru saja meletus akhir pekan lalu. Erupsinya tak henti menyemburkan abu dan lava.

Foto-foto yang menunjukkan dahsyatnya letusan Gunung Berapi Taal memenuhi media sosial. Terletak di tengah danau di selatan Metro Manila, erupsi yang terjadi pada Minggu siang itu mengakibatkan sebagian besar daerah di ibu kota dan provinsi terdekat diselimuti hujan abu. Destinasi wisata yang dulunya penuh warna, kini berubah menghitam.

Gunung mulai mengeluarkan asap sekitar pukul 1 siang, menghasilkan kolom abu setinggi 10 hingga 15 kilometer. Pengguna Facebook John Ray Ebora mengunggah foto kolom abu yang diambil sekitar pukul 16.15 sore ke akun pribadinya.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengumumkan Senin pagi, status gunung berapi masih berada dalam Siaga 4. Ini berarti ada kemungkinan erupsi susulan yang berbahaya dalam hitungan jam atau hari.

Ketika artikel ini dilansir, “letusan magmatik” memuntahkan lelehan lava serta memicu guntur dan kilatan petir.

Gunung Berapi Taal adalah gunung api paling aktif kedua di Filipina. Gunung ini terakhir kali meletus pada 1977 silam.

Pada saat terjadinya letusan, Siaga 2 dengan cepat naik menjadi Siaga 4. Ribuan warga di sekitar gunung terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat berlindung yang lebih aman.

taal volcano
Sejumlah warga berjalan di jalanan berlumpur Ted ALJIBE/AFP.

Kota resor Tagaytay, yang terkenal akan pemandangan gunung berapi dan sering dijadikan tempat melangsungkan pernikahan, menjadi salah satu kota paling parah terdampak letusan. Para wisatawan terjebak di hotel yang jalanannya berlumpur, menyulitkan akses mereka.

taal volcano
Seorang anak muda Filipina yang tinggal di kaki Gunung Taal melajukan sampan cadik dengan semburan abu di latar belakangnya. Foto ini diambil di Tanauan, Provinsi Batangas, Manila Selatan pada 13 Januari 2020.
Ted ALJIBE/AFP.

Letusan gunung berapi tidak menghentikan pasangan baru menikah satu ini melangsungkan hari spesialnya. Diunggah fotografer Randolph Evan, fotonya menunjukkan pasangan berciuman dalam pesta pernikahan bergaya outdoor ketika asap membumbung tinggi di langit.

Foto viral lain menampilkan anggota keluarga yang sekujur tubuhnya penuh abu. Mereka tampak kelelahan saat dievakuasi dari rumah yang berada di dekat gunung.

Situasi di People’s Park, tengara ikonik di Tagaytay, lebih mirip seperti pasca-apokaliptik.

Sementara itu, hujan abu telah menyebar hingga Metro Manila dan Central Luzon. Warganet saling mengingatkan untuk tetap aman dari efek bahaya abu.

Departemen Kesehatan (DOH) telah mengeluarkan imbauan akan aparan abu vulkanik yang dapat menyebabkan iritasi tenggorokan, batuk, penyakit seperti bronkitis, kesulitan bernapas, iritasi mata, dan masalah kulit kecil. Siapa saja yang mengalami gejala-gejala ini diharapkan langsung berobat ke dokter.

Organisasi Kesehatan Dunia menganjurkan pemakaian masker anti-polusi dan pelindung mata, serta memastikan makanan dan minumannya aman dikonsumsi.

Stok masker semakin menipis dan beberapa pedagang menaikkan harga masker karena meningkatnya permintaan. Pengguna Twitter @Jaollibee memposting antrean panjang pembeli masker.

ABS-CBN melaporkan sekolah dan instansi pemerintahan ditutup satu hari, dan penerbangan menuju dan dari Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino di Manila dihentikan akibat abu yang menutupi landasan dan ramp. Menurut Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP), penutupan NAIA dapat diperpanjang tergantung aktivitas Gunung Berapi Taal.

“Otoritas penerbangan sipil menyarankan agar pesawat menghindari wilayah udara di sekitar Gunung Berapi Taal karena abu dan fragmen balistik dari kolom letusan amat berbahaya bagi pesawat,” Phivolcs memperingatkan.

Di Facebook, pengguna Howie Layug de Ocampo membagikan pemandangan gunung berapi dari kaca pesawat.

Berdasarkan laporan Phivolcs, totalnya ada 75 gempa vulkanik di daerah sekitar Gunung Berapi Taal. 32 gempa di Tagaytay dirasakan dalam skala Intensitas II hingga V, begitu pula dengan kota-kota di provinsi Batangas dan Laguna.

“Aktivitas seismik yang intens menandakan intrusi magmatik terus terjadi di bawah Taal, yang dapat menyebabkan letusan susulan,” terang Phivolcs.

Terletak di sepanjang sabuk topan dan Cincin Api Pasifik, Filipina rentan mengalami bencana alam seperti gempa bumi, badai topan dan letusan gunung berapi. Indeks Risiko Iklim Global terbaru mengungkapkan Filipina adalah negara kedua yang paling terkena dampak bencana terkait iklim.

Follow Lia di Twitter dan Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Asia.