Iklan
dunia fauna

Roger, Kanguru Yang Berbadan Bak Ade Rai, Baru-Baru ini Meninggal

Roger, kanguru yang namanya harum karena punya tubuh mirip binaragawan, baru saja meninggal dunia pada usia 12 tahun.

oleh Mack Lamoureux
12 Desember 2018, 10:00am

Semua foto via Facebook

Ini berita yang bakal bikin mata kalian basah.

Lewat tulisan ini, kami ingin mengabarkan bahwa Roger, kanguru berbadan mirip binaragawan yang berhasil bikin hati penduduk dunia kepincut, sudah pergi mendahului kita.

Berita menyedihkan ini datang lewat sebuah video Facebook yang diunggah Chris Barnes dari Kangaroo Sanctuary. Dalam video itu, Barnes tampak duduk di tanah dikelilingi sejumlah kanguru mungil, mengabarkan perihal kematian Roger. Kentara sekali, raut muka Barnes yang emosional.

“Ini adalah hari yang menyedihkan,” katanya. “Kanguru kesayangan kita, Roger, baru saja meninggal dunia.”

Barnes lantas menjelaskan tanpa kehadiran Roger, Kangaroo Sanctuary tak akan pernah ada. Karena Roger si kanguru kekarlah beserta sejumlah istrinya—Ella dan Abigail, proyek tersebut didirikan. “Roger tumbuh menjadi kanguru yang dicintai orang dari seluruh penjuru Bumi. Mereka mencintai Roger sedalam kami mencintainya,” ujar Barnes dalam video itu.

1544463631412-kangaroo3
Foto inilah yang membuat nama Roger dikenal luas.

Akun Twitter resmi Pemerintah Australia menyanjung Roger sebagai “ikon sejati.” Penghormatan bagi mendiang Roger juga banyak ditemui di segala kanal media sosial.

Nama Roger menyita perhatian kita pertama kali pada 2015 saat fotonya tengah menghancurkan sebuah ember menjadi viral. Dalam foto tersebut, Roger mirip seorang dewa. Dengan otot-otot yang makin jelas disinari matahari Australia, Roger menunjukkan bahwasanya bikin ringsek ember itu perkara enteng.

“Berbarislah, hai kalian para cewek,” demikian tertulis caption foto tersebut. “Roger kanguru kekar beristri 12 ini akan mematahkan hati kalian secepat dirinya meringseknya ember besi tempat pakannya.”

Ya, kalian tak salah baca kok. Selain jadi ikon kebugaran kanguru, Roger memang kanguru spesial. Dia adalah seekor kanguru jantan alpha yang bisa memuaskan kebutuhan seksual 12 istrinya dengan baik secara berkala. Tak ayal, yang patah hatinya bukan cuma kanguru betina di sekitar Roger. Terdapat banyak artikel tentang “kanguru seksi” ini—ditulis oleh manusia—yang menyiratkan penulisnya benar-benar ingin skidipapap bersama Roger.

The last photo of Roger. Even in his old age, he was jacked as fuck.
Foto terkahir Roger. Bahkan di usia senja pun, Roger kelihatan tetap kekar.

Di puncak kebugarannya, tinggi Roger pernah mencapai 200 cm dengan bobot 100 kg. Dengan perawakan seperti ini, Roger jelas bukan kanguru yang asik untuk diajak ribut.

Sejak fotonya viral di Instagram, popularitas Roger terus melesat. Saat meninggal dunia, Roger dikabarkan punya “jutaan fan”, kata Barnes. (Kami enggak akan mengecek klaim ini. Kami percaya Barnes sepenuhnya). Ratusan artikel sudah ditulis tentang Roger. Akibatnya, media sosial Kangaroo Sanctuary mendadak meledak difollow ribuan orang. Foto Roger memamerkan ototnya dan video yang menunjukkan Roger bergerak bak seorang kickboxer biasa otomatis viral—minimal dilihat oleh ratusan ribu orang dalam satu waktu.

Roger memang dilahirkan sebagai kanguru spesial. Menurut hasil pencarian Google, usia maksimal kanguru rata-rata sepuluh tahun. Dalam perkara ini juga, Roger mengungguli kawan-kawannya. Dia hidup sampai 12 tahun. Tentu saja, hidup Roger tak selalu indah seperti dalam film. Di akhir masa hidupnya, seperti manusia yang sudah bau tanah, penglihatan Roger menurun jauh. Sudah begitu, dia juga mengidap arthritis.

1544463579119-kangroo4

Selama hidupnya, Roger memperlihatkan pada kita bahwa dinding yang paling kokoh bisa runtuh, gunung yang paling tinggi bisa didaki dan bunga paling indah bisa layu. Sejatinya, Roger mengajarkan banyak hal pada kita. Salah satunya—dan mungkin yang paling penting adalah kita mesti hidup dengan badan yang kekar dan disertai keinginan untuk selalu meloncat dengan riang.

Barnes mengatakan bahwa segenap kru di Kangaroo Sanctuary mengubur jenazah Roger di satu bagian pedalaman Australia agar dia bisa berkumpul dengan keluarganya. “Dia akan selalu di sini,” ujar Barnes, sambil menunjuk ruang di sekitarnya. Barnes mungkin menunjuk pada tanah merah gelap dan semak berduri di sekitarnya. Tapi kami yakin, dia ingin bilang bahwa Roger selalu bersemayam di hati kita.

Jadi, istirahatlah dengan tenang Roger, kanguru kekar kesayangan kami.

Follow Mack Lamoureux di Twitter .

Tagged:
Australia
Känguru
Obituari
Binatang
Otot
kekar