Iklan
Kebodohan Remaja

Sekolah Makin Berat, Bocah SMP Tusuk Kelamin Pakai Jarum Akupuntur Supaya Kuat Melek

Kejadian di Tiongkok ini bikin kami mikir remaja yang tertekan oleh sekolah harus selalu diawasi supaya tidak punya ide aneh-aneh.

oleh Lex Celera; Diterjemahkan oleh Jade Poa
02 Agustus 2019, 5:47am

Screenshot via YouTube 

Remaja lelaki di Tiongkok berusia 13 tahun masuk rumah sakit, gara-gara nekat menusukkan jarum akupunktur ke dalam penisnya. Alasannya? Biar kuat melek dan tidak ketiduran selama mengerjakan PR, sehingga prestasinya terjaga.

Bocah itu lantas dilarikan ke rumah sakit di Provinsi Shaanxi, ketika ibunya melihat anaknya kesulitan berjalan, merujuk laporan Global Times.

Bocah yang tak disebut identitasnya oleh media tersebut diantar ke rumah sakit 15 jam setelah menusuk penisnya. Dia mengaku mencuri jarum akupunktur dari laci neneknya. Dia juga mengaku kesulitan kencing gara-gara tindakan nekat tersebut.

Hasil pengujian rumah sakit menunjukkan tertancapnya jarum akupunktur sepanjang 10 sentimeter di saluran kencing anak ini. Menurut dokter apabila jarumnya tertancap lebih dalam, ada risiko infeksi dan pemecahan pembuluhan darah atau kandung kemih.

Usai membedah anak tersebut selama dua jam, para dokter berhasil mengangkat jarumnya.

Anak-anak sekolah di manapun memang cenderung cara aneh-aneh buat menghindari rasa ngantuk—biasanya pakai obat—tetapi hanya kebodohan masa praremaja yang bisa bikin kamu nekat melakukan hal seperti anak ini.

Belum jelas bagaimana anak ini bisa kepikiran kuat melek dengan cara ekstrem macam itu. Tetapi dia bukan anak pertama yang bereksperimentasi memasukkan benda-benda aneh ke alat kelamin untuk alasan absurd. Misalnya, sempat ada yang mencoba memasukkan kawat listrik. Pada awal 2019, bocah berusia 11 tahun, juga dari Tiongkok, memasukkan 70 bola magnetik sebesar 5 milimeter ke dalam penisnya.

Bocah yang lagi puber memang harus selalu diawasi supaya tidak bertindak aneh-aneh.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.