Iklan
Tren Bodoh

Gara-Gara Video Viral, Aksi Iseng Jilat Es Krim Ditiru di Mana-Mana

Gini nih kalau aksi bodoh menginspirasi remaja bodoh di banyak tempat.

oleh Jelisa Castrodale; Diterjemahkan oleh Annisa Nurul Aziza, Dan Jade Poa
11 Juli 2019, 4:04am

Foto ilustrasi oleh Getty Images 

Pekan lalu, remaja perempuan asal Texas, Amerika Serikat menjadi viral setelah gara-gara video viral. Dalam rekaman itu dia iseng membuka dan menjilat sekarton es krim merek Blue Bell, lalu mengembalikannya ke lemari es supermarket. Aksi iseng tersebut membuatnya berurusan dengan aparat hukum.

"Kami menganggap kejadian ini pelanggaran hukum serius, dan kami sedang bekerjasama dengan polisi, mitra penjual, dan platform media sosial untuk memastikan tak terjadi insiden serupa," demikian pernyataan Blue Bell di situs resminya dan Twitter. "Kejadian macam ini takkan kami tolerir."

Blue Bell tidak main-main. Manajemen mereka berhasil menemukan karton es krim yang dijilat, lalu membuang setiap karton es krim rasa Tin Roof dari cabang supermarket Walmart di Lufkin, Texas, buat jaga-jaga.

Hanya berselang dua hari, Kepolisian Lufkin mengumumkan telah berhasil mengidentifikasi perempuan dalam video tersebut. Mereka merahasiakan namanya karena dia belum berusia 17. "Pelaku bermukim di Kota Lufkin karena keluarga pacarnya tinggal di sana. Kami sudah berbicara dengan pacarnya yang sudah dewasa. Mereka sama-sama mengakui tindakan isengnya menjilat es krim," tulis pihak kepolisian di Facebook.

"Kami tak bermaksud menuntutnya dengan hukuman ‘orang dewasa’. Itu sebabnya kami akan mengambil keputusan berdasarkan sistem peradilan anak [...] Kami masih mendiskusikan keterlibatan pacarnya sebelum menentukan perlu atau tidak dia ikut menghadapi tuntutan."

Berarti masalahnya sudah selesai, dong? Kita tidak perlu lagi khawatir es krimnya sudah tercemar ludah orang lain?

OH, TENTU TIDAK! Tindakan remaja perempuan tersebut nyatanya telah menginspirasi sejumlah remaja lain melakukan kebodohan serupa. Alasannya? Apalagi kalau bukan buat pansos.

Akhir pekan lalu, seorang warganet dari Kota Louisiana mengunggah video lelaki yang menjilat dan memegang es krim sebelum mengembalikannya ke freezer. "Ini sudah kelewatan," begitu bunyi twitnya. "Sekarang rasakan akibatnya."

Benar saja, orang itu langsung mendapatkan ganjarannya. Lenise Martin III, nama pelaku jilat es krim, ditangkap Sabtu pekan lalu setelah pengunjung lain di supermarket yang sama di Louisiana melaporkan tindakannya ke polisi. (Martin diduga memposting videonya ke Facebook, jadi polisi tidak perlu susah-susah mencarinya.)

Meskipun Martin menunjukkan struk pembelian es krim Blue Bell yang sudah dijilat, dia tetap didakwa karena mengunggah konten ilegal dan pelanggaran hukum demi meraih ketenaran dan publisitas.

"Dia memang membeli es krim yang sudah dia jilat," kata Lonny Cavalier, humas kepolisian setempat kepada CNN. "Akan tetapi, dia mengunggah videonya ke Facebook supaya bisa terkenal. Tindakan ini dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan sesuatu yang membahayakan konsumen."

Walaupun Blue Bell tidak menyegel karton es krim (mereka mengklaim “es krimnya membeku sampai ke tutup sehingga bisa menempel sendiri” selama proses produksi dan “mudah ketahuan” kalau sudah terbuka), beberapa supermarket mengambil tindakan pencegahan ekstra.

“Pegawai toko sampai harus mengunci freezer akibat banyaknya orang datang untuk menjilat bagian atas es krim sebelum mengembalikannya,” tulis seorang pengguna Reddit di subreddit r/trashy. Dalam foto tersebut, freezernya terkunci rapat dan ditempelkan peringatan “Silakan minta tolong pegawai untuk membuka freezer”.

Remaja-remaja bodoh ini emang bisa viral di internet berkat videonya. Tapi kalau sampai ketahuan polisi, yang rugi mereka sendiri juga, kan?

Makanya, besok-besok enggak usah bertingkah lagi deh. Nyusahin orang lain saja.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.