Iklan
politik dan selebritas

Wahai Netizen, Taylor Swift Kini Tak Lagi Anti Ngomongin Politik di Medsos

Taylor sudah berubah nih, wahai netizen yang maha benar.

oleh Nicole DeMarco
09 Oktober 2018, 4:13am

Di sela-sela rangkaian tur Reputation-nya, Taylor Swift memutuskan untuk bersikap politis. Bintang pop yang mengaku feminis ini dikritik habis-habisan karena diam saja selama pilpres AS 2016 dan menolak untuk mengambil sikap terhadap Donald Trump. Setahun kemudian, Swift dijuluki sebagai "dewi Arya" oleh anggota sayap kanan alternatif, dan pengacaranya mengambil tindakan hukum terhadap pemilik blog sayap kiri yang menggambarkan Swift sebagai tokoh supremasi kulit putih. Penyanyi ini lagi-lagi menolak untuk bersuara dan membantah tuduhannya, mungkin karena sebagian besar fanbase Swift berada di negara bagian yang memenangkan Trump. Dan kali ini, dia memutuskan angkat bicara soal pandangan politiknya. Apakah ini saatnya kita memaafkan Swift?

“Aku dulu enggan menyuarakan pendapat politikku secara terbuka. Aku sudah berubah sekarang. Ini semua berkat apa yang kualami dan kusaksikan dalam dua tahun terakhir,” tulis Swift dalam foto Instagramnya tadi malam.

Bintang pop 28 tahun ini mendukung dua calon dari partai Demokrat di Tennessee: Phil Bredesen untuk Senat dan Jim Cooper untuk Dewan Perwakilan Rakyat. Dia juga mengecam anggota Kongres Marsha Blackburn yang terkenal menentang gaji setara untuk perempuan, upaya perlindungan perempuan dari KDRT, dan pernikahan sesama jenis. Tindakan-tindakan ini tidak sejalan dengan “nilai-nilai Tennessee” Swift.

“Aku mendukung hak LGBTQ. Segala bentuk diskriminasi yang didasarkan pada orientasi seksual dan identitas gender adalah SALAH. Aku muak dengan rasisme sistemik yang masih dialami oleh orang kulit berwarna di negara ini,” terang Swift. “Aku tidak akan memilih calon yang tidak mau memperjuangkan SEMUA orang Amerika, tidak peduli apa warna kulit atau identitas gendernya.”

Penggemar sejatinya sudah lama berspekulasi kalau Swift telah memikirkan matang-matang untuk diam. Mereka kini bersatu di Twitter untuk membela idolanya dari orang partai Republik yang membenci Swift, seperti Mike Huckabee:

Swift mengakhiri postingannya dengan mengajak fans untuk memilih dalam pemilu paruh waktu yang akan datang. Kamu bisa baca postingan lengkapnya di bawah ini.