Iklan
Kelakuan Para Fans

Ngefans Berat, Petani di India Dirikan Patung Donald Trump Setinggi 1,8 Meter

Dia berharap hubungan negaranya dengan AS bisa lebih baik jika ada orang India memuja sang presiden AS.

oleh Shamani Joshi
24 Juni 2019, 9:22am

Screengrab dari tayangan YOYO TV Channel India.

Sebagian besar orang rela melakukan hal seaneh apa pun demi idola, tetapi sepertinya tak ada yang mampu mengalahkan petani asal India ini.

Bussa Krishna, petani 32 tahun dari distrik Jangaon di Telangana, menyebut dirinya sebagai ‘penggemar berat’ Donald Trump. Saking mengidolakan presiden AS ini, dia sampai merayakan ulang tahun Trump ke-73 dengan membuat patung setinggi 1,8 meter. Dia mengaku mengagumi “sikap berani” dan “kepemimpinan Trump yang kuat”.

Tak sampai di situ, dia bahkan mengadakan upacara pembukaan khusus untuk patungnya. Lelaki tersebut menyirami patungnya dengan susu sebagai ritual abhishek’ seraya menyerukan “Jai Jai Trump” (‘kemuliaan bagi Trump’). Ritual ini biasanya dilakukan untuk memuja para dewa.

Setelah itu, dia mengoleskan tilak dan mengalungkan karangan bunga pada patungnya. Perayaan ini dilangsungkan di dalam tenda penuh poster yang mengucapkan selamat ulang tahun ke sang presiden.

"Saya membuat patung Trump pakai uang sendiri. Proses pembangunannya menghabiskan Rs 1,3 lakh [setara Rp26 juta]," kata Krishna kepada kantor berita ANI. "Orang-orang memanggilku penggemar Trump setelah patungnya didirikan. Saya juga berpuasa setiap Jumat demi Trump. Saya akan selalu menjadi penggemar setia Trump sampai kapanpun itu."

Krishna pertama kali dikenal sebagai penggemar presiden dari partai Republik ketika dia menyatakan telah memasang foto Trump di ruang doanya dan menyembahnya seperti dewa. Dia bahkan memberi sesajen berupa kunyit dan bunga kepadanya. Pada Juni 2018, dia memberi tahu Hindustan Times mulai melakukan kebiasaan ini setelah software engineer asal Telangana, Srinivas Kuchibhotla, terbunuh dalam kejahatan rasial pada Februari 2017 oleh veteran Angkatan Laut AS di sebuah bar di Kansas.

“Saya kira satu-satunya cara menunjukkan kepada AS betapa murah hatinya orang India yaitu dengan menunjukkan rasa kasih sayang sebesar-besarnya kepada mereka. Inilah mengapa saya mulai memuja Trump. Saya harap doa-doaku bisa sampai padanya suatu hari nanti,” ujarnya dulu.

Di saat orang Pakistan menuduh tim jagoannya di World Cup kalah melawan India karena kebanyakan makan burger, lelaki satu ini malah yakin Trump lah alasan India bisa menang.

"Saya memimpikan Trump pada hari pertandingan kriket India vs Pakistan, dan ternyata India benar-benar menang. Sejak saat itu, saya menjadikan foto Trump sebagai wallpaper ponsel," tuturnya.

Krishna sebenarnya bukan satu-satunya orang yang memuja dan merayakan ulang tahun Presiden Amerika blak-blakkan itu, tapi tentu cuma dia yang percaya kalau berdoa kepada Trump dapat meningkatkan hubungan luar negeri AS-India.

Follow Shamani Joshi di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE India