kesehatan

Idealnya Aroma Vagina Sehat Tuh Seperti Apa Sih?

Kami bertanya kepada para pakar, untuk mengetahui aroma macam apa yang tergolong "normal" dari area kewanitaan.

oleh Bethy Squires
25 Maret 2019, 8:59am

Ilustrasi aroma kewanitaan oleh Brandon Bird

Sastrawan besar Rusia, Leo Tolstoy, pernah menulis kutipan termahsyur berikut: "Semua keluarga berbahagia itu mirip, tapi setiap vagina ada bau khususnya."

Begitulah. Vagina memang pasti punya aroma tersendiri. Menurut sebuah penelitian, ada 2.100 "molekul berbau" yang menciptakan aroma khas kelamin perempuan. Artinya bau unik setiap vagina terdiri dari––merujuk kesimpulan penelitian tersebut––"aroma mini yang berbeda-beda jenisnya"

Penyebab utama munculnya bau-bau mini itu? Tentu saja karena ada bakteri yang hidup di area kewanitaanmu.

"Munculnya bau apapun merupakan hasil zat-zat yang melalui proses metabolisme tubuh dan bakteri," ujar Dr. Maria Mendes Soares, pakar area kewanitaan dari Mayo Clinic kepada Broadly. Apa yang kamu makan mencerminkan bau vaginamu.

Beberapa perempuan di forum Internet Reddit mengaku setelah mengkonsumsi bawang putih atau bawang bombay, kemaluan mereka punya bau mirip bawang. Itu hal yang biasa. Proses sekresi ini mirip pipis yang bau setelah kamu berpesta petai malam sebelumnya. Dengan begitu, jangan kaget ketika vaginamu memunculkan aroma berbeda. Tidak selalu itu tanda keputihan. Sangat mungkin bau itu berasal dari saluran kencing, karena berbagai makanan mempengaruhi aroma air seni perempuan.

Tapi adakah aroma vagina yang normal? Maksudnya ketika kita tidak makan yang aneh-aneh dan merasa sehat?

Seperti lambung dan mulut, vaginamu dihuni miliaran bakteri. Bakteri yang dimaksud Dr. Mendes Soares adalah flora vagina, alias mikrobiota vagina. Fungsi flora vagina adalah memastikan kadar keasaman (disebut pH) vaginamu tetap di level 4,5, alias bersifat sedikit asam. Kemungkinan besar, vaginamu berbau sedikit asam atau apek, yang disebabkan keringat. Aroma asam ini seharusnya tidak terlalu kuat. Dalam sebuah postingan blog di WebMD, Dr. Heather Rupe mengatakan normalnya aroma vagina seharusnya dapat dicium dari jarak 30 centimeter.

Sekali lagi, vagina yang bau apek keringat sangat normal.

Tapi itu bukan berarti semua bau vagina bisa dianggap normal. Kalau kelamin perempuan sedang berbau seperti ikan, itu pertanda ada vaginosis bakteri, dan kamu harus mengunjungi dokter. Kalau vaginamu berbau busuk, mungkin ada infeksi. Kunjungi dokter; mereka sering menangani hal-hal macam itu.


Menurut Dr. Mendes Soares, sebagian besar vagina perempuan dihuni spesies lactobacillus, salah satu bakteri “probiotik” yang dibutuhkan di lambung dan vagina demi mencegah aktifnya patogen-patogen pemicu penyakit. Mungkin ada bakteri jenis lain, tapi empat dari lima vagina terdiri dari "90 sampai 95 persen satu spesies lactobacillus." Lactobacillus memfermentasi glukosa menjadi asam laktat, yang membantu mempertahankan keasaman vagina. Beberapa macam bir dan yogurt juga diolah lactobacillus.

Pasti kamu penasaran: "Kalau lactobacillus digunakan untuk memfermentasi bir dan yogurt, apakah bakteri vagina pernah digunakan untuk membuat produk-produk ini?"

Tepat sekali!

Seorang mahasiswi S3 di University of Wisconsin membuat yogurt dengan bakteri dari vaginanya sendiri sebagai dasarnya. Tapi tidak disarankan untuk mencoba ini di rumah, karena sulit untuk memisahkan bakteri baik dan bakteri buruk di luar laboratorium mikrobiologi.

Perusahaan bir berbasis di Polandia bernama The Order of Yoni menciptakan sebuah racikan bernama Bottled Instinct, bir asam yang difermentasi melalui bakteri vagina. Beneran. Lactobacillus untuk Bottled Instinct diambil dari vagina seorang perempuan, tepatnya model asal Czech Alexandra Brendlovai.

what-should-a-vagina-smell-like-body-image-1460134444

Sumber foto ilustrasi via Flickr/bec.w


Jadi, kalau pasanganmu demen minum bir tapi dia menolak memuaskanmu “di area bawah situ" dengan alasan anumu bau, jelas dia termasuk manusia munafik.

Artikel ini pertama kali tayang di Broadly