Serial IGTV 2 Lizards
Gambar milik Meriem Bennani dan Orian Barki.
Budaya Pop

Alasan Dua Kadal dari Serial '2 Lizards' di IG TV Dicintai Netizen Dunia

Video animasi buatan Meriem Bennani dan Orian Barki dengan sempurna menggambarkan realitas yang kita hadapi sejak pandemi menyerang.
24 April 2020, 8:31am

Sudah hampir sebulan kita menjalani social distancing dan swakarantina. Kelamaan di rumah dan kurangnya sosialisasi membuat kita gampang gelisah. Selain dengan orang satu rumah, interaksi harus dilakukan secara online. Stok makanan dan minuman yang biasanya awet untuk seminggu, kini habis dalam dua hari. Serial IGTV, 2 Lizards, menggambarkan ini semua dengan memasukkan berbagai referensi, seperti siaran langsung Justin Bieber, pesta Zoom dan video ASMR Gentle Whispering.

“Episode pertama ini dibuat karena kami ingin berkolaborasi dan libur di akhir pekan,” terang seniman Meriem Bennani. Bersama pembuat film Orian Barki, dia menulis, merekam, membuat animasi dan mengedit video berdurasi dua menit tersebut. Mereka berdua sering berkolaborasi dengan pelaku kreatif lainnya di internet untuk membuat musik atau mengisi suara.

Menekuni berbagai media—video, patung dan seni instalasi—Meriem suka menyinggung masalah topikal dengan satire. Dia merupakan satu dari empat seniman pilihan Whitney Biennial 2019 yang meminta karyanya ditarik melalui surat kolektif yang diterbitkan di Artforum. Sementara itu, Orian sering membuat video bergaya dokumenter yang mengangkat hal-hal macam sexting, come out, dan tumbuh besar bersama orang tua asuh di Kota New York.

Karyanya pernah menampilkan Princess Nokia, Isa Ray, dan Barbie Ferreira. 2 Lizards adalah hasil kolaborasi pertama mereka yang mengikuti keseharian dua reptil antropomorfik di New York selama swakarantina. Serial video ini mengingatkan kita akan film kartun MTV, Downtown dan Daria.

“Jujur saja, aku senang menjalani swakarantina,” suara kadal yang disulih Meriem membuka episode pertama. “Karena aku sudah lama membayangkan ini. Enggak punya rencana apa-apa. Di rumah saja, melakukan semua yang tak pernah sempat aku lakukan [...] Aku menyukai ini.” Kadal lainnya, yang diisi suara oleh Orian, menjawab: “Kamu ngomong begitu karena belum lama dikarantina.”

Dialog ini begitu relevan dengan kondisi sekarang, dan video animasinya benar-benar mengekspresikan sentimen kita — bahkan lebih tepat daripada yang bisa kita gambarkan. Episode pertama berlatar tempat di rooftop apartemen Brooklyn saat matahari terbenam. Setelahnya, adegan beralih ke hewan-hewan lain yang bermain alat musik di balkon apartemen mereka, menirukan video viral orang Italia bernyanyi bersama dari balkon masing-masing.

Kadal Orian berseru, “Wow, apaan nih!” ketika menyaksikannya. Adegan tersebut berakhir dengan kadal Orian dan Meriem joget mengikuti iringan lagu “It Never Entered My Mind”-nya Miles Davis.

Episode pertama sudah ditonton lebih dari 80.000 kali, serta menarik perhatian banyak teman dan seniman lainnya. Mereka juga ingin berpartisipasi dalam proyek 2 Lizards. “Ini adalah peluang bagus menciptakan sesuatu bersama teman-teman, kolaborasi jarak jauh yang berkembang setiap minggu,” kata Orian.

Mereka berkolaborasi dengan band cumbia COQUETA (beranggotakan Jazzy, Jezenia Romero dan Julien Passajou) untuk membuat lagu episode kedua. Episode ini mempertontonkan dua kadal berkendara di jalanan Brooklyn yang sepi. Dialognya terinspirasi oleh siaran langsung Instagram Justin Bieber. Dalam episode ketiga, kadal Orian dan Meriem rebahan di kasur, sibuk dengan gadget masing-masing.

Teman Meriem bernama Flavien Berger menggunakan kata kunci yang mereka kirim untuk menciptakan lagu, sementara musisi Maluca dari New York menyulih suara pembawa berita. “Kami bertemu [Maluca] karena dia menawarkan suaranya lewat DM IG,” jelas Meriem.

Mereka berdua belum mau bercerita banyak soal 2 Lizards, supaya penonton bisa menafsirkan sendiri videonya. Akan tetapi, Orian dan Meriem memastikan serial IGTV-nya masih akan berlanjut. “Kami harap bisa terus menghasilkan video baru. Semoga saja karya kami tetap menghibur, apa adanya dan spontan,” ujar Orian.

Artikel ini pertama kali tayang di i-D.