Iklan
Citra Tubuh

Model Diana Veras Mempersetankan Standar Ideal Tubuh Dengan Mengenakan Baju Gombrong

Model berusia 21 tahun ini membahas rambut keriting alaminya, hingga kekaguman pada Rihanna.

oleh Hannah Ongley
13 Januari 2017, 8:19am

Gambar dari Instagram pribadi Diana Veras

Artikel ini pertama kali tayang di i-D.

Diana Veras adalah seorang model, inspirator perempuan, dan pendukung keragaman radikal. Di samping itu, dia adalah seorang  manusia yang tidak ingin tubuhnya, sebagai model, dibicarakan orang setiap jam. Mungkin ini sudah terang benderang, tapi siapa tahu ada yang lupa: pikiran keliru bahwa perempuan berpakaian ketat atau terbuka karena pengin digodain, sangat amat bikin perempuan frustasi—baik yang bekerja di balik meja, apalagi di depan kamera.

Baru-baru ini Veras bercerita pada W magazine soal perkembangan gaya dan penampilannya. Sebagaimana diketahui 200k follower Instagram-nya, dia senang memakai dan punya banyak banget jaket bomber dan sweater kebesaran. Alasannya adalah, disamping bahwa gaya seperti itu keren, bisa secara instan mengalihkan perhatian orang dari tubuhnya. Ini memang bukan tugas perempuan, tapi boleh jadi strategi jitu sambil menunggu masyarakat kita terbiasa menghormati tubuh orang lain (yang mungkin baru terjadi detik-detik menjelang kepunahan).

"Aku mengenakan banyak baju longgar," katanya. "Karirku terpusat pada tubuhku, dan semua orang selalu memandangi tubuhku. Bukannya aku engga pede dengan tubuhku lho ya, hanya saja kalau pakai baju kelonggaran orang jadi jarang ngomentarin tubuhku. Biasanya mereka seperti ini: lihat tuh toketnya, pantatnya, lekukan tubuhnya. Tapi engga ada yang komentar kayak begitu kalau mereka engga bisa lihat apa-apa. Gaya begini memudahkanku menjalani kegiatan sehari-hari. Aku capek banget. Rasanya melelahkan karena karirku berhubungan dengan body positivity. Aku engga mengeluh, karena aku akan terus mengadvokasi body positivity. Tapi kadang aku hanya pengin jadi manusia biasa, dan itu kenapa aku bergaya seperti ini."

Salah satu penyebab Veras merasa seperti itu adalah karena dia penduduk kekeuh salah satu kota terpadat di dunia. Veras adalah seorang pecinta Kota New York akut, hingga dia belum melihat langsung billboard Aerie miliknya, karena itu letaknya di Times Square. Tapi dia oke-oke saja dengan billboard pakaian dalam. "Salah satu pekerjaan impianku adalah berpose untuk Calvin Klein. Aku pengin punya billboard itu di SoHo," ujarnya. "Aku kepengin banget! Aku ngomong ini ke orang-orang." Semoga, orang-orang mendengarkan.