Tidur ala Anggota DPR

Berikut Kumpulan Tips Agar Kalian Bisa Tidur Pulas di Kursi Seperti Anggota DPR

Melihat foto-foto anggota DPR RI tidur di kursi pas rapat, bikin kami penasaran: emang ga sakit ya lehernya? VICE mempersembahkan panduan tidur nyaman di posisi duduk dari para praktisinya.

oleh Ikhwan Hastanto
04 Oktober 2019, 8:09am

Ilustrasi tidur nyenyak seperti anggota DPR oleh Bobby Satya Ramadhan.

Belum juga sehari kerja, netizen sudah disuguhi presentasi kelakuan anggota baru DPR RI yang bikin kolesterol naik. Pada hari pelantikannya (1/10) kemarin, anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Achmad Fadil Muzakki Syah, sukses mencuri panggung dengan dua berita.

Selain jadi perbincangan netizen karena doi membawa ketiga istrinya saat pelantikan, Fadil juga tertangkap basah tertidur saat pelantikan. Kedua momen itu terwujud dalam foto yang kemudian menyebar ke mana-mana.

Sebagai negara hukum demokratis, yang menegakkan asas praduga tak bersalah, tentu kita perlu mendengarkan pembelaan Fadil tentang insidennya sampai tertidur di ruang sidang paripurna.

"Dari siang saya enggak tidur sampai malam, sampai besoknya. Saya kan beda hotel dengan yang lain. Jadi saya wara-wiri, dari [hotel] Arya Duta ke Shangri-La. Itu pun tertidur sebentar saja saat doa penutup dan, alhamdulillah, ketika saya jadi anggota DPR, tidak pernah tidur. Jadi itu kesalahan pertama dan terakhir," ujar Fadil saat dikonfirmasi Kompas.

Kalau dilihat-lihat dari cara tidurnya di foto, bisa dipastikan Fadil akan mengalami nyeri di bagian leher apabila berlama-lama di posisi tersebut. Jelas harus jadi perhatian penting bagi tim pengadaan barang DPR bahwa kursi dengan sandaran kepala sangat esensial memberi kenyamanan kala tidur sambil duduk.

Semoga dalam anggaran Rp5,11 triliun DPR RI tahun depan, terselip dana untuk membeli kursi dengan sandaran kepala. Selain kualitas kursi yang wajib ditingkatkan, Fadil dan tentu para anggota DPR yang udah niat ketiduran pas rapat, masih harus belajar banyak gimana caranya tidur sambil duduk yang nyaman tanpa bikin leher pegal. Salah satu teladan yang pas bisa kita peroleh dari Zangmo, biksu asal Tibet yang memang demen banget tidur sambil duduk.

Saat diwawancarai Drew Jacob dalam esai yang tayang di The Minimalist, Zangmo mengatakan para biksu Tibet sengaja tidur sambil duduk karena memang bagus untuk punggung, mustahil ngorok, dan terbebas dari nyeri leher. Pendek kata, tidur duduk membuatnya lebih sehat meskipun hanya tidur 5 jam setiap malam. Ditambah lagi, kemampuan ini akan membiasakan manusia untuk dapat tidur di mana saja, dalam keadaan apa saja.

Zangmo punya tips agar tidur sambil duduk terasa nyaman. Pertama, kalau ada bantal, gunakan di punggung bagian belakang, bukannya kepala. Kepala kita secara natural akan bersandar pada kursi dan terbebas dari nyeri. Kedua, sebagai awalan, ikat kepala ke sandaran kursi agar postur tidur duduk yang sempurna bisa terbentuk. Kata Zangmo, manusia mempunyai kekuatan untuk tidur bersandarkan apa saja, termasuk pada tegaknya kursi kereta ekonomi.

Karena DPR adalah Dewan Perwakilan Rakyat, kurang sah rasanya kalau VICE tidak menghimpun saran rakyat tentang bagaimana cara tidur sambil duduk yang nyaman. Berikut himpunan tips tidur sambil duduk paling nyaman, yang kami kumpulkan dari anak muda yang biasa tidur di kursi:


"Kalau menurut gue, yang pertama itu keergonomisan si kursi. Itu penting banget gimana supaya elo tuh enggak duduk terlalu tegak. Kedua, pakai pakaian yang nyaman. Maksudnya, yang bikin elo anget. Misal, gue lagi tidur duduk di kereta, gue enggak bisa tidur kalau pakai sandal. Ketiga, kalau bisa drink alcohol. Selama perjalanan panjang kemarin itu gue abis nenggak empat gelas red wine yang langsung bikin gue tidur lelap-lap-lap. Terus gue selalu pake masker, karena gue tuh ngileran." — Fajar, pekerja NGO baru saja menempuh 26 jam penerbangan Nairobi-Lombok, 25 Tahun

"Menurutku, kursi yang ada senderan punggungnya memang paling enak buat tidur. Terus biar enggak merosot, kakinya dinaikin. Jangan tidur sambil duduk dengan posisi badan rebah ke meja kayak tidurnya anak sekolahan, karena posisi gitu bikin perut kembung. Bawa penutup mata biar enggak silau kena lampu, apalagi kalau terang kayak ruang sidang paripurna DPR. Pasang headset dengerin musik suara hujan lebih mantep." — Mahisa, editor lepas, 28 tahun

"Usahakan pakai kursi yang sandaran punggungnya lentur, jadi punggungnya enakan. Jangan lupa pakai bantal leher buat nyender kanan atau kiri." — Nisrina, mahasiswa pascasarjana di Yogya, 25 tahun

"Tutup mulut pake jilbab, soalnya kadang auto-kebuka tanpa kontrol. Terus pastikan tidur pas enggak ada bos, atau pimpinan rapat, kalau kamu anggota DPR. Nanti ditegur. Eh, kalau anggota DPR tidur itu bakal ditegur enggak sih?" — Anisa, peneliti sekaligus tukang tidur profesional, 28 tahun

"Pastikan kaki tidak ngambang, badan bersandar, kepala pun ikut bersandar pada bahu kursi. Nikmat deh." — Rhea, siswa SMA, 17 tahun

"Tutup muka dan mata pakai jas atau jaket. Cari sandaran kepala, sebisa mungkin di dekat jendela sih, atau kursi dimundurin, terus kepala nyender di kursi sebelah elo. Pasang headset plus suara paus biar enggak terganggu. Noob [pemula] urusan tidur di kursi biasanya naruh bantal di kepala, expert naruh bantal di punggung bagian bawah. Terakhir supaya kepala enggak jatuh, biasanya di pesawat, kepala kita perlu diiket pakai selimut." — Abie, wirausahawan yang demen tidur pas naik kereta, 28 tahun

"Ngapain kamu nanya gitu? Kalau mau enak, ya tidur di kasur lah." — Dafi, penulis dan pengelola pesantren, 31 tahun


Hmm....mentalitas kayak Dafi itu kayaknya bisa menjelaskan, kenapa pada hari pertama pelantikan sebanyak 290 anggota DPR udah bolos rapat. Tidur di kasur emang tetap yang terbaik sih.