Iklan
ikut-ikutan

Baru Seminggu Lewat, Ulah Banksy Memotong-motong Lukisannya Sendiri Dicontek Brand-Brand Besar

Ah namanya juga brand kapitalis. Kedoyanannya cuma mengkooptasi ide orang buat mempertebal kantong mereka.

oleh Nicole Clark
12 Oktober 2018, 3:08am

Dicuplik via twitter Perrier

Minggu lalu, Banksy lagi-lagi berulah. Namanya kembali ramai dibicarakan lantaran salah satu lukisannya, Girl with Balloon, terpotong-potong dengan sendirinya setelah terjual seharga Rp16,7 miliar dalam acara lelang di rumah lelang terkemuka Sotheby’s. Menurut akun Instagramnya, seniman street art anonim itu menjelaskan bahwa ulahnya tersebut sudah direncanakan dengan matang selama bertahun-tahun.

Tak lama setelah insiden ini terjadi, para peserta lelang yang hadir di Sotheby’s mulai berargumen bahwa setelah terpotong-potong dengan sendirinya, nilai karya Banksy ini malah melonjak drastis. Rupanya, banyak yang mengamini pendapat ini, termasuk sejumlah orang-orang oportunis. Mereka dengan sengaja memasukkan cetakan karya Banksy ke mesin penghancur kertas dan berharap jadi kaya mendadak gara-gara menduga hasil potongannya otomatis dihargai miliaran rupiah. (Hasilnya? Jelas gagal. Cuma, usaha mereka ini bikin kami sadar bahwa manusia bisa berpikir secerdas itu. Sumpah!)

Namun, manusia-manusia oportunis ini bukan satu-satunya orang yang berusaha mengambil untung dari prank terbaru Banksy itu. Sejumlah Brand—yang memang dari sononya doyan mengooptasi gerakan atau tren terbaru apapun demi kepentingan mereka—sudah mulai mencontek ulah Banksy dan menggunakannya dalam iklan mereka, seperti yang dilansir dari Adweek , Rabu kemarin (10/11).

Berikut beberapa contohnya. Selamat menikmati. Jangan lupa untuk rajin mengelus dada melihat salah satu bentuk perlawanan terhadap kapitalisme lagi-lagi dikooptasi oleh brand-brand kapitalis. Hiks.

Iklan Perrier—merk air mineral asal Prancis—memang paling ngaco sih dari semua contekan ulah Banksy. Lihat saja sendiri deh.

Demi menggaet konsumen yang ngerti seni atau sekadar pengin terkesan up-to-date banget, brand pakaian pria asal Jepang, Mazu Resortwear, sampai rela memotong-motong salah satu pola andalannya—meski cuma gambarnya doang sih:

Tak mau ketinggalan, senior creative directorTWBA—agensi kreatif di balik banyak iklan McDonald's—juga ikut meniru prank Branksy dengan gayanya sendiri:

Oh ya tentu saja, IKEA Norway juga ikutan latah. Ini versi mereka di postingan Instagramnya:

Mungkin, dari semua contekan ulah Banksy minggu lalu itu, iklan ini yang paling cupu adalah pariwara Lemonade. Perusahaan asuransi yang bermarkas di New York ini sepertinya kehabisan ide, salah memilih agensi kreatif dan deh. Eksekusi iklan busuk abis. Lemonade cuma bikin versi agak augmented dari ulah Banksy: sebuah lukisan yang terpotong dengan sendirinya dan memunculkan iklan Lemonade di belakangannya. Udah gitu doang. Ngehek!

Intinya, dari contoh-contoh iklan di atas ini, kita bisa dengan mudah mengambil satu kesimpulan: brand besar itu enggak jauh beda dengan kita, generasi milenial—mereka sebenarnya suka meme tapi enggak bisa bikin meme dengan baik