Iklan
Skenario Final Destination

Remaja 16 Tahun Tewas Akibat Tersetrum Headphone Saat Dengarkan Musik

Remaja asal Malaysia ini ditemukan tewas dengan darah mengalir dari telinganya. Berita kayak gini bikin kita parno buat mendengarkan lagu lewat ponsel yang sedang dicas.

oleh Gavin Butler
11 Desember 2018, 4:57am

Sekadar ilustrasi, ini bukan headphone yang menewaskan remaja Malaysia. Foto viaYouTube/LET'S MELT THIS

Pekan lalu, seorang remaja 16 tahun bernama Mohd Aidi Azzhar Zahrin tewas tersengat listrik saat mendengarkan musik lewat headphonenya. New Straits Times melaporkan bahwa sang ibu menemukan putranya tergeletak tanpa nyawa di rumah mereka di Rembau, Malaysia. Darah mengalir dari telinganya.

Pemeriksaan medis tak menunjukkan adanya memar atau luka luar di tubuh Mohd, selain beberapa luka bakar di telinga kirinya. Hasil otopsi memberi indikasi dia tewas tersetrum. Mohd diduga sedang mendengarkan musik pakai headphone, ketika ponselnya diisi baterainya alias dicas.

Menurut Seven West Media, saudara lelaki Mohd merasakan sengatan kecil ketika menyentuh kabel charger, menandakan kalau kabelnya mungkin rusak. Akan tetapi, tahun pembuatan dan model charger-nya belum bisa dipastikan.

Mohd adalah salah satu dari empat orang yang terbunuh oleh aliran listrik dari headphone sepanjang 2018. Februari lalu, Luiza Pinheiro yang masih 17 tahun, meninggal karena alasan serupa. Sebagaimana diberitakan NewsCorp, dia tewas di rumahnya di Riacho Frio, Brasil, setelah "muatan listrik dalam volume besar" mengaliri ponselnya dan melelehkan headphone yang sedang dipakai.

"Nenek Luiza memberi tahu dokter bahwa mereka menemukan cucunya yang tak sadarkan diri di lantai dengan headphone yang terpasang di telinganya," kata karyawan rumah sakit kepada media lokal G1. "Mereka yakin kalau gadis remaja itu kesetrum karena ponselnya sedang dicas dan sudah meleleh."

The Times of India melaporkan Mei lalu ada perempuan 46 tahun di Desa Kanathur, India, yang tersengat listrik setelah dia ketiduran mendengarkan musik. Polisi setempat menduga kalau kematiannya disebabkan sengatan arus pendek listrik. Sebulan kemudian, laki-laki 22 tahun di Desa Pandyo, India, juga mendengarkan musik dari ponselnya yang sedang dicas. Menurut NDTV, rumahnya sempat mati listrik dan dia tersengat sampai tewas dari headphonenya, sebelum akhirnya listrik kembali menyala.


Tonton dokumenter VICE mengurai berbagai cara peretas bisa menguasai ponsel kalian tanpa disadari:


Masalah tersetrum headphone dari ponsel yang sedang dicas tidak hanya terjadi di negara berkembang saja. Pada 2014, perempuan Australia berusia 28 tahun ditemukan dalam kondisi tanpa nyawa di rumahnya, daerah Gosford Utara, New South Wales. Dia kesetrum kabel USB yang digunakan untuk ngecas ponsel.

Sama seperti kasus lainnya, dia mendengarkan musik pakai headphone ketika ponselnya masih dicas. ABC mengungkap kalau perangkat pengisi daya yang cacat menjadi salah satu penyebabnya.

"Kami tahu betul kalau charger-nya cacat, dan memancarkan input 240 volt dan output lima volt. Jadi penyebabnya sudah pasti," kata Lynelle Collins dari NSW Fair Trading. "Kami dapat foto dan bukti charger yang sudah dibongkar. Karena itu kami tahu kalau chargernya cacat."

Hasil investigasi memastikan charger yang dipakai korban tidak cocok dengan standar colokan listrik Australia. Ketua Komisi Perlindungan Konsumen Australia, Rod Stowe, mengeluarkan peringatan tentang bahaya menggunakan produk yang belum disetujui komisinya.

"Perangkat ini berisiko menyetrum atau menyebabkan kebakaran," katanya. Komisi tersebut memperingatkan agar konsumen tidak menggunakan perangkat elektronik apapun ketika sedang dicas.

Follow Gavin di Twitter atau Instagram

Artikel ini pertama kali tayang di VICE AU.

Tagged:
brasil
Australia
headphones
malaysia
Berita
Kematian
Ponsel Pintar
Tersetrum
Standar Kelayakan Produk
Mencas Ponsel
Mendengarkan Musik