Iklan
Bullying di Medsos

Instagram Sediakan Fitur Baru Lindungi Pengguna Remaja dari Bullying

Fitur ini ditujukan untuk melindungi pengguna remaja, sebab mereka cenderung enggan memblokir tukang bully di kolom komentar.

oleh Erica Euse; Diterjemahkan oleh Jade Poa
10 Juli 2019, 5:06am

Foto ilustrasi bullying oleh Eddy Chen/HBO

Instagram sedang aktif memperkuat strategi mengatasi budaya bullying di Internet. Untuk mencapai tujuan tersebut, media sosial berbasis foto ini merilis fitur baru bernama 'Restrict'. Berdasarkan keterangan resminya, Instagram ingin membantu pengguna mengatasi perundungan dan kekerasan verbal melalui fitur penapisan sosok yang muncul di feed. Fitur ini diklaim tidak seekstrem pemblokiran, tapi akan sangat efektif bagi remaja.

Penelitian dari tim internal Instagram mendapati bila remaja sangat rentan terhadap pelecehan di aplikasi mereka. Masalahnya, pengguna yang masih usia SMP/SMA cenderung enggan melaporkan perilaku buruk yang mereka dapatkan. Remaja malah malas memblokir para bully di Instagram.

"Karena itulah, fungsi fitur baru ini untuk menjaga jarak antara kamu dan si tukang bully," ujar Francesco Fugo, kepala divisi penanggulangan masalah kesehatan mental di Instagram, saat dikonfirmasi Time.

Instagram juga mengumumkan perkembangan fitur kecerdasan buatan (AI) yang akan mengabarki pengguna bahwa komentarnya berpotensi bersifat menghina sebelum diposting. Belum jelas apakah kecerdasan buatan ini akan tersedia dalam bahasa selain Inggris.

Instagram mengembangkan proyek yang akan memanfaatkan AI buat melawan bullying dan pelecehan secara otomatis, pada skala lebih besar. Tetapi akan butuh waktu beberapa tahun sampai filter anti-bullying bisa berfungsi sempurna. Untuk sementara, Instagram berharap fitur restrict akan berguna.

Instagram bakal menguji Restrict dalam beberapa minggu mendatang, dan berencana akan memberi akses terhadap fitur ini pada pengguna di seluruh dunia sebelum akhir 2019.

Artikel ini pertama kali tayang di i-D