The VICE Guide to Right Now

Kebodohan Epik: Pelajar Panik Usai Daftar SNMPTN Pakai Meme Ikonik Ricardo Milos

Sebelumnya ada kasus peserta tes masuk perguruan tinggi pakai foto Naruto. Lalu, dalam kasus berbeda ada pendaftar SMP bernama Goku. Wkwkwkland ini emang bangsa pecinta meme....
28 Februari 2020, 11:30am
Viral Pelajar Panik Karena Daftar SNMPTN Pakai Foto Meme Ricardo Milos
Ilustrasi pelajar Indonesia melakoni ujian [kiri] via Wikimedia Commons/domain publik; meme Ricardo Milos via arsip Know Your Meme

Ada-ada saja kelakuan manusia Indonesia. Beberapa hari belakangan, beredar di internet sebuah tangkapan layar berisi postingan Facebook siswa SMA yang minta bantuan netizen karena ia enggak bisa mengganti foto resminya sebagai peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Doi panik karena foto yang ia pakai bukan foto mukanya sendiri (sewajarnya jutaan pelajar lain yang mau ujian), melainkan foto Ricardo Milos, seorang model asal Brazil yang posenya sohor sebagai meme.

Si pengunggah foto mengaku iseng pakai foto Milos saat pertama mendaftar dan berniat menggantinya kemudian. Malang, saat mencoba mengganti foto sehari sebelum penutupan pendaftaran, sistem di situs tidak mengizinkan.

Ia lantas dimarahin gurunya karena melakuakan hal bodoh. Kalau udah dimarahin guru, kepada siapa lagi kita bisa meminta pertolongan akibat kebodohan macam ini selain kepada netizen?

Malang kuadrat, netizen memutuskan merespons permintaan tolong tersebut dengan memosisikan diri sependapat dengan para guru: malah ikutan marah-marah.

Siapa sangka, bukan kali ini saja ada peserta ujian di Indonesia nekat pakai foto yang bukan potret wajahnya. Pada 2015, kasus serupa pernah terjadi pada Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Bandung (SPMB Polban). Ceritanya, salah seorang peserta ujian bernama Ridwan Nurcahya sengaja menggunakan foto Naruto pada kartu peserta.

Doi adalah lulusan SMK Cinta Teknika Bandung. Saat kepergok oleh panitia pada proses seleksi, Ridwan diminta meninggalkan ruangan dan didiskualifikasi dari ujian. Emang dasar kurang ajar, Ridwan ngaku memasang foto tersebut karena "enggak ada foto lain lagi." Mungkin Ridwan terlalu mengilhami tokoh kartun ninja asal Jepang itu sampai kebandelannya pun diikuti. Coba Ridwan disuruh lari, mungkin tangannya juga akan lurus ke belakang.

Kejadian pasang foto tidak sesuai kepentingan sebenarnya udah sering kejadian sejak dulu. Pada SNMPTN 2012 saja, panitia banyak menemukan foto-foto tidak resmi dari peserta yang lebih cocok dijadikan profile picture medsos ketimbang daftar kuliah.

"Panitia Lokal Bandung masih menemukan banyak foto pada kartu tanda bukti pendaftaran SNMPTN 2012 yang tidak sesuai dengan ketentuan telah ditetapkan panitia," kata salah seorang panitia SNMPTN 2012 Weny Widyowati kepada Republika.

Weni melanjutkan, banyak peserta ujian yang masih menggunakan foto baju tidak berkerah, ukuran foto terlalu kecil, atau letak foto tidak proporsional. Gara-gara perkara foto ini, panitia lokal SNMPTN Bandung sampai menyediakan pelayanan perbaikan foto bagi yang memasang foto tidak sesuai ketentuan.

Kecintaan terhadap anime dan meme berlebihan emang bisa membuat seseorang melakukan hal konyol kayak di atas. Namun, apakah jadinya kalau hal-hal yang masuk kategori iseng di atas dilakukan secara serius?

Tiga tahun lalu, seorang siswa SMP bikin gempar internet setelah namanya viral ketika mendaftarkan diri dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Bekasi. Lewat jalur rayonisasi desa, ia jadi perbincangan karena tercatat mempunyai nama Goku Kamehame pas diterima di SMP Negeri 1 Cikarang Utara.

Apakah selain tren menyamarkan foto saat ujian dengan tokoh kartun, ada juga yang suka iseng gonta-ganti nama? Jawabannya: Tidak. Nama aslinya emang nama panggilan tokoh dari serial Dragon Ball tersebut yang digabung dengan jurus andalannya.

Semoga ia menjadi anak yang tangkas dan juga pemberani.