Berita

Deretan Musisi Internasional Batal Konser di Asia Akibat Wabah Corona

Green Day, musisi dari label 88Risings, hingga BTS membatalkan konser mereka di berbagai negara kawasan Asia, termasuk Indonesia.
03 Maret 2020, 11:18am
BTS
Foto oleh NBC / Getty Images

Sementara kasus coronavirus (COVID-19) melambat di negara awal Cina, penyebarannya justru meningkat cepat secara global. Menurut data terkini, virus corona jenis baru telah mewabah di 76 negara dengan total infeksi 90.933. Kondisinya kian mengkhawatirkan, dan berujung pada kacaunya penyelenggaraan acara berskala besar khususnya konser musik. Banyak musisi internasional terpaksa membatalkan atau menunda jadwal tur mereka di negara-negara yang paling terkena dampaknya.

Green Day

Green Day seharusnya menggelar tur Asia mereka di Singapura, Thailand, Filipina, Taipei, Hong Kong, Korea Selatan dan Jepang mulai awal Maret kemarin. Namun, mereka memutuskan untuk menundanya “karena alasan kesehatan dan peringatan bepergian terkait coronavirus.” Keputusan ini diumumkan pada Jumat, 28 Februari 2020. Green Day bilang akan mengubah jadwal mereka, tapi tidak memberi tahu waktu pastinya.

BTS

Boyband papan atas satu ini terpaksa membatalkan sejumlah pertunjukan mereka pada 11, 12, 18 dan 19 April di Seoul, Korea Selatan. “Dengan amat menyesal, kami harus membatalkan serangkaian konser yang semula dijadwalkan pada April,” bunyi pernyataan resmi BTS. Penggemar yang sudah membeli tiket disarankan untuk segera menghubungi penyedia tiket.

“Kami berharap situasi segera membaik. Tapi untuk sementara ini, kami harus mementingkan kesehatan dan keselamatan ratusan ribu penonton serta anggota grup. Kami berharap pengumumannya dapat meminimalisir kerugian yang mungkin dialami penggemar dari luar negeri, perusahaan dan staf produksi,” lanjutnya.

88rising

Festival musik Head in the Clouds yang rencananya digelar Sabtu ini di Jakarta sudah resmi diundur. Sebelumnya cuma Chung Ha yang tidak jadi tampil karena ada anggota staf dia yang positif tertular coronavirus. Namun, penyelenggara Head in the Clouds mengumumkan beberapa hari kemudian untuk menunda acara mereka. Keputusan ini dibuat setelah Indonesia melaporkan kasus coronavirus pertamanya.

“Setelah mempertimbangkan baik-baik dari perkembangan terakhir situasi coronavirus, festival Head in the Clouds Jakarta akan ditunda. Untuk saat ini, kesehatan masyarakat Indonesia serta penggemar dan anggota 88rising adalah prioritas utama kami,” bunyi pernyataan resminya.

Foals

Band Inggris pemenang BRIT Awards 2020 ini rencananya akan melangsungkan tur Asia untuk mempromosikan dua album baru mereka. Sayangnya, konser Foals di Bangkok dan Jepang takkan terwujud dalam waktu dekat. Meningkatnya kasus penularan di Jepang membuat pelantun “Birch Tree” menunda serangkaian konser mereka yang dimulai di Nagoya hari ini. Sementara itu, para penggemarnya di Indonesia sedang cemas. Konser perdana mereka sangat mungkin dibatalkan, melihat coronavirus sudah masuk ke sini. Tapi semoga saja terus lanjut!

Stormzy

Rapper Inggris Stormzy juga sudah menunda tur Asia yang mencakup Shanghai, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan dan Indonesia. Dia berjanji akan mengatur jadwal baru, dan belum ada kejelasan sampai sekarang.

“Saya sebenarnya sudah tidak sabar melakukan tur #HITH di Asia. Namun, dengan amat terpaksa saya harus mengundurnya karena alasan kesehatan dan larangan bepergian seputar coronavirus,” dia mengetwit dalam akun pribadi.

The Pixies

Band alt-rock Amerika The Pixies tidak jadi tampil di Jepang dan Cina. Belum pasti konsernya akan dibatalkan atau diundur. Mereka tadinya dijadwalkan manggung di Yokohama, Tokyo, Osaka, Shanghai, Beijing dan Kowloon. Mereka tetap melangsungkan pertunjukannya di Auckland, Selandia Baru pada 6 Maret.

Ari Lennox

Ari Lennox menunda konsernya di Tokyo “karena adanya larangan bepergian di sejumlah negara Asia.” Sang penyanyi akan tetap manggung di Auckland pada 10 Maret.

Mac Demarco

Penyanyi Kanada ini membatalkan seluruh tur Jepangnya tanpa penjelasan apapun. Jika tidak dibatalkan, Mac Demarco seharusnya tampil di Sapporo, Tokyo, Nagoya, Osaka, Hiroshima, dan Fukuoka.

Stereolab

Tur konser Stereolab di Shanghai dan Beijing yang akan digelar pertengahan Maret telah dibatalkan. Menurut pernyataan resmi, mereka “berharap dapat mengganti jadwalnya” dan meminta penggemar untuk “terus memantau informasi terbaru di situs resmi mereka.”

Khalid

Pelantun “Young Dumb & Broke” menunda tur Asia-nya di Bangkok, Singapura, Jakarta, Manila, Kuala Lumpur, Tokyo, Seoul, Mumbai dan Bangalore untuk waktu yang belum ditentukan. Promotor berujar “akan mengusahakan tanggal pengganti dan memberikan informasi lebih lanjut segera” dalam situs resmi Khalid.

New Order

New Order juga menunda konser mereka di Tokyo dan Osaka. Meski tampaknya berencana membuat jadwal baru, band Inggris ini belum memastikan kapan akan terjadi.

Twice

Konser final girlband Twice untuk tur "Twicelights" di Seoul pada 7-8 Maret juga terpaksa dibatalkan, menyusul penularan coronavirus yang sangat masif di negara asal mereka.

Masih menunggu kepastian

Melihat banyaknya konser yang dibatalkan di Jepang, para penonton Download Festival—yang akan menjadi konser comeback My Chemical Romance—di Chiba dan Osaka mulai panik. Mereka membanjiri akun Instagram resmi penyelenggara dengan pertanyaan festival ini akan tetap dilangsungkan atau tidak. Mereka mendesak promotor untuk segera membuat kepastian karena banyak yang datang dari luar negeri.

Walaupun kedengarannya menakutkan dan WHO telah menaikkan status darurat menjadi “sangat tinggi”, kita harus tetap tenang dan tidak boleh panik. Pada sebagian besar kasus, gejalanya tidak lebih melemahkan daripada flu biasa. Tidak mau ketularan? Kalian cukup rajin cuci tangan, tutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk, serta yang paling penting JANGAN LUPA PAKAI MASKER SAAT SAKIT.

Follow Drew Schwartz di Twitter.

Annisa Nurul Aziza menambahkan beberapa detail dalam artikel ini.

Artikel ini pertama kali tayang di Noisey