Musik

Lagu 'Fuck 2020' yang Viral Akurat Menggambarkan Kondisi Anak Muda Tahun Ini

Kita enggak bisa langsung skip ke 2021 aja ya?
Diterjemahkan oleh Annisa Nurul Aziza
02 Juli 2020, 9:22am
Lagu Fuck 2020 Avenue Beat
Tangkapan layar via avenuebeat

Aku masih ingat akhir tahun lalu, semua orang yakin banget 2020 enggak akan sengeselin tahun-tahun sebelumnya. Kita percaya diri bakalan mengawali dekade baru dengan baik dan menyenangkan.

Tapi kenyataannya, berita buruk datang silih berganti hanya dalam hitungan hari. Kita kini bagaikan hidup di dunia distopia yang serba kacau. Selalu ada masalah baru yang muncul, membuat hari-hari kita terasa lebih panjang atau bahkan cepat berlalu.

Band trio Avenue Beat mewakili perasaan kita semua sepanjang pertengahan tahun ini dalam lagu “Fuck 2020” yang videonya viral di internet. Tiga perempuan bernyanyi dengan ekspresi datar—atau lebih tepatnya resting bitch face—dan cuplikan berita dan foto yang paling menggambarkan 2020 sebagai latar belakang.

Pertama kali diunggah di TikTok, video mereka telah ditonton lebih dari empat juta kali, dan sekarang banyak disebar ke platform medsos lain seperti Instagram.

Lagu ini mungkin bisa cepat viral karena musiknya yang catchy. Atau bisa juga karena liriknya nampol banget dan sangat relevan dengan hidup kita. Coba kalian perhatikan saja sendiri:

“December 31st I grabbed a beer, threw it up and said, 2020 is my year bitchesssss”

Saat malam tahun baru, kita bersenang-senang dan berpesta kayak enggak ada hari esok. Kita sibuk membuat resolusi, berjanji pada diri sendiri akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan siap menghadapi tahun baru dengan penuh optimis. Tapi kenyataan berkata lain.

“Honestly thought that was kind of true until I gave it a month or two…”

Eh Jakarta banjir keesokan harinya, melumpuhkan sejumlah wilayah. Virus pneumonia mulai melanda Tiongkok, yang berkembang menjadi COVID-19 dan menyebar ke seluruh dunia. Kebakaran hutan Australia semakin lama semakin parah. Gunung berapi Taal di Filipina meletus. Konflik antara Iran dan Presiden AS Donald Trump akibat terbunuhnya jenderal Qasem Soleimani memicu kekhawatiran (dan meme) akan terjadi Perang Dunia 3.

“...a global pandemic took over my life…”

Yap, enggak perlu dijelasin lagi ini mah.

“I got really sad and bored at the same time”

Sejak COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi, kita enggak bisa pergi ke mana-mana. Sebagian besar waktu kita dihabiskan di rumah saja. Rencana nonton konser dan liburan batal semuanya. Kita awalnya menertawai semua kesialan ini lewat meme dan video TikTok, tapi lama-lama muak juga.

“And that’s why I am like lowkey fuck 2020”

2020 emang kampret.

“Still sad, still ain’t got no money”

Jutaan pekerja di seluruh dunia mengalami PHK, dan sama sekali enggak mudah mencari pekerjaan baru di tengah pandemi dan krisis ekonomi seperti sekarang ini. Pupus sudah harapan memiliki karier cemerlang. Syukur-syukur kalau masih punya pekerjaan dan enggak dipecat.

“...I think I am kinda done…”

Seriusan. Aku sudah muak baca berita. Setiap hari ada saja masalah bermunculan. 2020 baru jalan enam bulan, tapi rasanya kayak sudah bertahun-tahun.

“Can we just get to 2021”

Sumpah deh! Enggak bisa apa langsung 2021 saja?

Ketiga perempuan itu mengakhiri lagu dengan “Fuck 2020” sambil mengacungkan jari tengah. Jujur saja, kita semua juga kayak begitu.

Follow Satviki di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE India