WTF

Mobil dengan Plat 'COVID-19' Terbengkalai di Bandara Australia Sejak Sebelum Pandemi

Istilah ‘Covid-19' mulai banyak digunakan Maret 2020, sedangkan menurut petugas bandara, mobilnya sudah ada di sana sejak Februari. Pengguna medsos pun menganggapnya pertanda.
15 Juli 2020, 3:22am
mobil berpelat nomor COVID19
Foto: Steven Spry

Mobil berplat nomor "COVID19" sudah berbulan-bulan terparkir di Bandar Udara Adelaide. Tak satupun petugas bandara tahu siapa pemilik sedan BMW abu-abu ini.

Staf bandara bernama Steven Spry mengirim foto kendaraan tersebut ke stasiun radio ABC Radio Adelaide. Menurut Steven, rekan kerjanya memperkirakan mobil itu sudah ada di lahan parkir karyawan sejak “Februari atau malah dari sebelum Februari”. Istilah Covid-19 resmi digunakan pada 11 Februari, sedangkan wabah coronavirus jenis baru dinyatakan sebagai pandemi pada 11 Maret.

Dia memastikan mobilnya terparkir di sana setidaknya sejak pertengahan Maret, ketika sebagian besar petugas bandara diwajibkan mengambil cuti selama empat minggu. BMW itu awalnya diselimuti sarung mobil abu-abu, tapi tersingkap angin pada April. Juru bicara Bandara Adelaide mengonfirmasi kepada VICE, mobilnya masih ada di sana. Mereka mengaku telah menghubungi pemilik. Hanya itu yang bisa dijelaskan pihak bandara seputar mobil ‘COVID19’.

Menurut Steve, petugas bandara menduga mobilnya milik pilot jarak jauh yang tidak bisa pulang karena terjebak di negara lain. Maksimal penitipan mobil di parkir karyawan biasanya hingga 48 jam saja.

“Menurut tebakan kami, pemiliknya mungkin seorang pilot jarak jauh yang terjebak di negara lain,” tuturnya. “Cuma orang berduit yang bisa punya mobil mewah seperti ini. Tapi anggota keluarga pemilik seharusnya bisa saja membawa mobilnya pulang.”

Kantor berita ABC melaporkan masa berlaku pelat nomor BMW akan habis pada 26 September 2020. Pendaftaran pelat nomor standar di Australia Selatan bisa menghabiskan tiga hingga 12 bulan, sedangkan pelat nomor cantik bisa sampai 12, 24 atau 36 bulan.

Jika mobil “COVID19” telah terparkir di Bandara Adelaide sejak Maret 2020, itu berarti pemiliknya bisa saja mendaftarkan pelat nomor pada September 2019—beberapa bulan sebelum wabah coronavirus melanda Wuhan. Namun anehnya, tidak ada mobil yang terdaftar dengan pelat “COVID19” di situs pemerintah negara bagian.

Follow Gavin di Twitter atau Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia