Dunia Hiu

Ilmuwan Menemukan Satu Jenis Hiu Pemakan Segala Pertama di Dunia

Menurut penelitian terbaru, kira-kira 60 persen makanan hiu bonnethead adalah rumput laut. Siapa sangka, ada juga hiu omnivora yang doyan menu vegan.

oleh Becky Ferreira
10 September 2018, 11:11am

Sumber foto: D Ross Robertson 

Hiu adalah karnivora yang sangat ditakuti, sampai-sampai muncul satu genre film tersendiri yang didedikasikan menampilkan kemampuan ikan ini membinasakan manusia. Reputasi sangar hiu memang sedikit punya alasan kuat. Hiu merupakan predator puncak dengan keterampilan berburu yang menakjubkan di laut. Tetapi sebuah penelitian menunjukkan setidaknya ada satu spesies hiu menyukai salad yang enak.

Berdasarkan kesimpulan penelitian yang diterbitkan di Jurnal Proceedings of the Royal Society B, hiu bonnethead memadukan makanannya dengan jumlah rumput laut yang banyak. Ini membuat bonnethead spesies hiu pertama yang secara resmi diakui sebagai omnivora.

Para peneliti mengamati bonnetheads, yang merupakan kerabat dekat hiu martil, menelan lamun—sejenis rumput laut—selama lebih dari satu dekade. Sebetulnya belum pasti juga apakah hewan-hewan itu benar-benar mencerna nutrisi dari tanaman, atau apakah konsumsi rumput laut sekadar produk sampingan insidentil dari strategi makan mereka. Bonnetheads meneguk seluruh tumpukan sedimen rumput untuk menjebak kepiting, udang, moluska, dan penghuni dasar laut lainnya tiap kali makan.

Untuk menjawab pertanyaan ini, tim yang dipimpin Samantha Leigh, ahli biologi kelautan di University of California, menanam taman lamun bawah laut di Florida International University di Miami. Mereka menuangkan laboratorium akuatik dengan karbon-13, isotop yang dapat dilacak, yang diintegrasikan ke dalam lamun.

Para peneliti menangkap lima hiu bonnethead liar dari daerah Florida Keys dan menempatkan mereka pada diet terkontrol 90 persen lamun dan 10 persen cumi selama tiga minggu. Ketika mereka menganalisis kandungan karbon-13 di feses hiu, darah, dan sistem pencernaan, mereka menemukan isotop tersebut, dan mereka juga mengidentifikasi enzim pencerna tanaman di usus hewan.

"Kami memperoleh bukti bila hiu pesisir mencerna lamun pula, setidaknya dalam jumlah moderat, yang memiliki implikasi ekologis karena peran stabil transportasi omnivora dan nutrisi dalam ekosistem lamun terhitung rentan," begitu kesimpulan tertulis yang dicatat tim. Leigh dan rekan penulisnya memperkirakan lamun merupakan 60 persen dari pola makan bonnethead.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami kenapa bonnethead punya jalur evolusi berbeda dari keluar besar hiu lainnya. Peneliti juga terus mencari tahu alasan benarkah cuma hiu satu ini yang mau mencerna tanaman, atau ada varian hiu lain mempunya kecenderungan omnivora sejenis.

Penemuan ini jelas membuat hiu jenis bonnethead tidak akan memperoleh utama dalam film-film genre sharkspoitation. Setidaknya si hiu vegan ini memiliki kebiasaan luar biasa dalam keluarga hiu dengan hobi makan salad yang kaya serat.

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard

Tagged:
penelitian
Sains
Lingkungan
darah
Kelautan
Satwa liar
digestive system
Biologi
Karnivora
Rantai Makanan
Ikan Hiu
bonnethead sharks
seagrass
Mahluk Laut
Keluarga Hiu
Pola Makan Binatang
mereka menemukan isotop tersebut
dan sistem pencernaan