Iklan
crypto

Syukurlah Facebook Masih Menghargai Privasi Percakapan di Whatsapp, Setidaknya Begitu Kata Bos Mereka

Sheryl Sandberg mengaku pada sidang Senat bahwa Facebook, yang telah mengakuisisi WhatsApp, masih menggunakan enkripsi end-to-end. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan bagi mereka untuk melakukan perubahan.

oleh Joseph Cox
06 September 2018, 2:55am

Image: Shutterstock

Juni lalu, Wall Street Journal melaporkan bahwa pendiri WhatsApp hengkang dari Facebook karena cekcok soal privasi data. Facebook, yang telah membeli WhatsApp dan mengambil pendapatan dari aplikasi pesan instan tersebut, dikabarkan ingin melemahkan keamanan WhatsApp untuk memonetisasi pengguna.

Kali ini, COO Facebook Sheryl Sandberg secara terang-terangan menyatakan dalam sidang Senat bahwa Facebook amat berkomitmen untuk mempertahankan enkripsi di WhatsApp. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan bagi mereka untuk melakukan perubahan di kemudian hari.

“Kami sangat menghargai enkripsi,” kata Sandberg kepada Senate Intelligence Committee pada Rabu dalam menanggapi pertanyaan dari Senator James Lankford dari partai Republik. “Enkripsi menjaga keamanan pengguna, sistem perbankan, dan pesan pribadi. Para konsumen sangat bergantung padanya,” imbuh Sandberg.

WhatsApp saat ini masih menggunakan enkripsi end-to-end. Kunci enkripsi pengguna akan dihasilkan dan disimpan di ponsel mereka. Itu artinya operator platform, WhatsApp dan Facebook, tidak bisa mendekripsi pesan pribadi pengguna.

Akan tetapi, enkripsi WhatsApp menghadapi tekanan internal. Menurut laporan Wall Street Journal

, CEO Facebook Mark Zuckerberg dan Sandberg meminta pengembang WhatsApp untuk mengurangi tingkat keamanannya supaya mereka bisa menggunakan data pengguna untuk “kepentingan iklan.” Dengan begitu, perusahaan bisa berkomunikasi dengan pengguna melalui permintaan customer service, dan menyimpan pesan dalam bentuk yang telah didekripsi. Akibatnya, salah satu pendiri Brian Acton memutuskan minggat dari WhatsApp karena Facebook ingin pasang iklan di aplikasi pesan populer ini.

“Kami akan mempertahankan enkripsi di WhatsApp dan tetap menjaga kerahasiaan data dan informasi pengguna,” kata Sandberg dalam sidang. Ketika ditanya apakah WhatsApp tetap menggunakan enkripsi end-to-end, dia menjawab akan berusaha sebisa mungkin dan segera memberi tahu komite apabila ada perubahan teknis.