Iklan
Mancing Mania

Mancing Ikan Pakai Drone di Waduk, Lelaki Australia Diburu Polisi

Aparat masih bingung menentukan apakah aksi menerbangkan diri pakai drone rakitan termasuk pelanggaran hukum di Australia.

oleh Gavin Butler; Diterjemahkan oleh Annisa Nurul Aziza
02 September 2019, 6:19am

Screenshot via  Facebook/UAV Me.

Beberapa waktu lalu, ada lelaki Australia yang kelewat malas sampai-sampai dia beli roti sosis pakai drone dan diantarkan ke kolam jacuzzi di halaman rumahnya. Sekarang, lelaki lain bikin heboh karena dia mancing di sebuah waduk sambil diangkut pesawat drone rakitan.

Siapa sangka hal yang dikira sepele ini malah menyeretnya ke ranah hukum. Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil Australia (CASA) mengancam akan mengenakan denda sebesar 9.000 dolar Australia (Rp85 juta) kepadanya karena telah melanggar peraturan keselamatan udara, termasuk menggunakan drone dalam jarak 30 meter di atas permukaan, di luar garis pandang, dan di area padat penduduk.

Warga Australia dikira bisa mengambil pelajaran dari kasus konyol tersebut, tapi nyatanya tidak. Belum lama ini, CASA lagi-lagi dibuat kewalahan oleh orang kurang kerjaan. Pasalnya, seorang laki-laki merakit pesawat tanpa awak yang bisa mengangkatnya ke udara supaya dia bisa memancing ikan sambil duduk di kursi.

Rekaman video yang diunggah ke laman Facebook UAV Me bulan ini mempertontonkan lelaki yang sedang duduk di kursi dan diangkat sampai melayang di atas Waduk Upper Coliban di pusat Victoria. Lelaki bernama Sam Foreman itu lalu melempar tali pancing untuk mengambil ikan, dan kemudian “terbang” ke tepi waduk.

"Orang diangkat menggunakan drone besar buatan sendiri baru pertama kali terjadi di Australia," juru bicara CASA Peter Gibson memberi tahu ABC. "Perilaku ini sangat tidak masuk akal dan bisa membahayakan orang."

Menurut Gibson, Foreman bisa didenda lebih dari AU$ 10 ribu (setara Rp95 juta) apabila ditemukan melanggar peraturan penerbangan.

"Kami butuh waktu untuk mengumpulkan informasi, menganalisis, [dan] menentukan tindakan yang tepat untuk menangani konten yang viral ini," tuturnya.

Walaupun aksi Foreman berjalan lancar, Gibson berspekulasi bisa saja berakhir bencana.

"Sistem atau motor dronenya bisa saja bermasalah sehingga membahayakan orang yang duduk di kursi," katanya. "Risiko terburuknya dia bisa tercebur ke dalam air."

Follow Gavin di Twitter atau Instagram

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia