Pasien Koma 10 Tahun Tiba-Tiba Melahirkan, yang Menghamili Jadi Buronan Polisi

"Tak ada staf medis yang tahu dia hamil sampai si pasien melahirkan," kata sumber di rumah sakit AS itu.

|
11 Januari 2019, 4:12am

 Foto ini diambil pada Jumat, 4 Januari 2019 di Hacienda HealthCare, Phoenix. (AP Photo/Ross D. Franklin)

Pihak kepolisian telah mengeluarkan surat perintah tes DNA untuk setiap staf laki-laki yang bekerja di fasilitas perawatan Phoenix karena pasien perempuan yang koma dari sekitar sepuluh tahun lalu baru saja melahirkan pada 29 Desember.

Wartawan VICE News telah menghubungi Hacienda Healthcare, perusahaan swasta yang memimpin fasilitas tersebut, dan belum menerima tanggapan dari mereka. Namun, pihak perusahaan sempat memberi pernyataan kepada Washington Post bahwa, “Perusahaan kami sangat menyambut perkembangan terkini dari proses penyelidikan polisi yang sedang berlangsung.”

Berita kelahirannya mulai beredar sejak pekan lalu, ketika media lokal Arizona’s Family melaporkan bahwa polisi sedang menginvestigasi kasus pelecehan seksual yang akhirnya membuat pasien perempuan tersebut hamil.

“Tak ada staf yang tahu dia hamil sampai pasien melahirkan,” kata seorang sumber kepada Arizona's Family. Sumber yang sama lalu menambahkan bahwa staf fasilitas baru menyadari pasien akan lahiran karena dia mengerang kesakitan.

Arizona’s Family menerangkan bahwa perempuan tersebut adalah anggota suku San Carlos Apache yang membutuhkan perawatan intensif setelah nyaris tenggelam setidaknya satu dekade lalu. “Ketika kondisi kesehatan orang terdekatmu sangat rentan dan harus bergantung pada orang lain, maka kamu memercayai perawatnya,” kata kepala suku Terry Rambler dalam sebuah pernyataan Selasa lalu.

“Jelas saja kalau keluarganya marah, trauma, dan kaget ketika mengetahui anak perempuannya dilecehkan dan diabaikan saat dirawat di Hacienda HealthCare,” kata John Micheaels, pengacara keluarga perempuan tersebut, dalam pernyataan. “Pihak keluarga ingin saya menyampaikan bahwa mereka akan menyayangi dan mengurus bayi laki-laki itu sepenuh hati,” imbuhnya.


Tonton dokumenter VICE yang mengangkat kisah perempuan Nairobi melawan balik kekerasan seksual

Bill Timmons selaku CEO Hacienda Healthcare mengundurkan diri dari jabatannya awal pekan ini setelah tuduhan pelecehan seksual tersebut muncul.

“Saya ingin meyakinkan para pasien, keluarga, mitra dan agensi yang bekerja sama dengan kami, serta Gubernur Ducey dan penduduk Arizona, bahwa kami akan melanjutkan investigasinya bersama Kepolisian Phoenix dan instansi penyelidikan sebaik mungkin,” kata Gary Orman, wakil presiden eksekutif Hacienda Board, kepada media lokal.