Iklan
Lion Air Jatuh di Karawang

Blackbox Berisi Data Penerbangan Lion Air JT610 Ditemukan

Blackbox itu ditemukan penyelam TNI AL terpisah dari serpihan-serpihan pesawat yang terserak di dasar laut.

oleh Arzia Tivany Wargadiredja
01 November 2018, 6:46am

Foto oleh Arzia Tivany Wargadiredja

Personil tim gabungan search and rescue yang terdiri dari tim gabungan Basarnas, TNI AL, dan Polri berhasil mengangkat Blackbox dari pesawat PK-LQP Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang Senin lalu. "Itu tidak di dalam serpihan pesawat ya. Sendiri ya, itu di kedalaman 30 meter," ujar penyelam TNI AL Sertu Hendra di atas kapal Baruna Jaya, Kamis (1/11/2018) yang dikutip dari media Detik.

Selanjutnya, Blackbox yang telah ditemukan akan diboyong ke posko Tanjung Priok untuk seterusnya diperiksa oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan personel tim gabungan masih mencari satu blackbox yang masih berada di dalam laut. "Ini baru satu yang ditemukan, kami berharap yang satunya lagi bisa segera ditemukan.

Di setiap pesawat terdapat dua blackbox, yang pertama adalah Flight Data Recorder (FDR) yang berisi data penerbangan pesawat dan kedua adalah Cockpit Voice Recorder (CVR) yang berisi rekaman pembicaraan pilot dan kopilot di dalam kokpit. Di tempat terpisah, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syaugi mengatakan yang ditemukan oleh penyelam TNI AL adalah adalah FDR. "Ini bukan bagian yang merekam percakapan pilot dan menara pengawas di dalam kokpit," katanya seperti dikutip dari Merdeka.com.

Sehari sebelum blackbox diangkat, Panglima Tentara nasional Indonesia, Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut bahwa sinyal dari blackbox pesawat yang teregistrasi dengan nomor PK-LQP tersebut sudah berhasil dideteksi oleh ping locator milik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang ada di KRI Rigel.

"Hari ini (Rabu) kita menemukan suara ping dari black box bunyi ping-nya dua. Itu direkam saya dengar sendiri dan ini memang suara dari black box," kata Hadi saat konferensi pers di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Merujuk Undang-undang Penerbangan, rancangan laporan akhir investigasi KNKT atas kecelakaan pesawat disusun secepat-cepatnya 12 bulan setelah musibah terjadi. Selama proses penyusunan, Komite diwajibkan untuk melaporkan temuan pada menteri. Informasi yang boleh disiarkan ke publik adalah informasi yang oleh Undang-undang digolongkan sebagai informasi yang bukan rahasia.

Menhub Budi Karya mengatakan pemerintah juga akan berkoordinasi dengan perusahaan produsen pesawat Boeing untuk mengevaluasi 10 pesawat tipe 737 Max 8 yang dioperasikan di Indonesia. Ada dua maskapai yang menggunakan pesawat yang setipe dengan Lion Air PK-LQP, yakni Lion Air dan Garuda Indonesia.